Angkutan Motor Gratis Pakai Kereta Api, KAI: Penyelenggaraannya DJKA Kemenhub

  • Oleh : Fahmi

Minggu, 10/Apr/2022 19:43 WIB
Kereta api di Stasiun Gambir, Jakarta.(foto:dok KAI) Kereta api di Stasiun Gambir, Jakarta.(foto:dok KAI)

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Hingga hari ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) masih berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengatur teknis angkutan motor gratis menggunakan kereta api bagi para pemudik. Sebab, KAI menyambut baik dan siap mendukung program Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tersebut. 

“Untuk angkutan motor gratis, penyelenggaraannya dari DJKA. Detilnya, monggo ditanyakan ke Humas DJKA Kemenhub,” kata VP Public Relations PT KAI Joni Martinus kepada wartawan, Ahad (10/4/2022). 

Baca Juga:
Kecelakaan KA Pangrango dengan Mobil di Petak Cibadak-Cisaat, Daop 1 Bakal Tutup Perlintasan

Joni menegaskan bahwa pada prinsipnya KAI siap mendukung program layanan angkutan motor gratis dari Kemenhub. 

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK) Muhadjir Effendy melakukan inspeksi ke Stasiun Pasar Senen menjelang masa mudik lebaran. 

Baca Juga:
Heboh Penumpang KA Ribut di Stasiun Pasar Senen, Rupanya Belum Booster, Ini Kata KAI

Dalam inspeksinya, Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan Presiden Jokowi memutuskan bahwa masyarakat boleh mudik lebaran tahun ini. Ia pun mengusulkan diselenggarakannya mudik gratis dengan kereta api. Tujuannya, untuk mengurangi kepadatan mudik menggunakan kereta api. 

“Saya menyarankan supaya disediakan gerbong khusus mengangkut kendaraan, sehingga mereka yang akan mudik dengan sepeda motor bisa diangkut dengan kereta api. Nanti motornya bisa digunakan kembali setelah sampai di tempat tujuan,” katanya, Kamis (7/4/2022). 

Baca Juga:
Pemprov Sumatera Barat Rencanakan Reaktivasi Kereta Api 2023

Dengan begitu, Muhadjir menilai akan mengurangi kepadatan di jalan raya, terutama yang berkendara sepeda motor karena banyak kecelakaan pada masa mudik melibatkan sepeda motor. 

Pada kesempatan yang sama, Menhub Budi menyampaikan akan ada sekitar 8 juta penumpang yang naik kereta api. Untuk itu, ia meminta Ditjen Perkeretaapian dan PT KAI bersinergi melakukan persiapan dengan baik. 

“Seperti rampcheck, inspeksi jalur, membuat posko-posko, menambah perjalanan dan meningkatkan SDM. Hal itu merupakamn upaya yang baik dan Insya Allah kita bisa mengawal itu,” kata Budi. 

Selain itu, Budi mengungkapkan akan menyelenggarakan program mudik gratis, tidak hanya dengan kereta api, melainkan dengan bus (untuk penumpang) dan truk (untuk mengangkut sepeda motor). 

“Untuk kendaraan sepeda motor yang diangkut kereta diberikan gratis. Hanya orangnya saja yang bayar tiket kereta. Bus ada kita sediakan untuk penumpangnya gratis dan kendaraan truk untuk motornya gratis juga,” kata dia.(fh/sumber:tempo)