Penumpang Berbaris Antre Hendak Naik KRL dari Stasiun Bekasi

  • Oleh : Fahmi

Senin, 11/Apr/2022 08:26 WIB
Antrean penumpang KRL di Stasiun Bekasi, Senin (11/4/2022) pagi. Antrean penumpang KRL di Stasiun Bekasi, Senin (11/4/2022) pagi.

BEKASI (BeritaTrans.com) - Penumpang KRL Commuterline banyak yang mengantre di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Senin (11/4/2022). Sepekan lebih memasuki bulan puasa, masyarakat tidak surut untuk menggunakan moda transportasi masal tersebut. 

Waktu penyekatan antrean barisan masuk di stasiun pagi ini tampak berbeda, antrean mulai ramai saat menjelang siang. Dikatakan salah satu penumpang, hal itu terjadi karena jam waktu masuk kantor yang juga diperlambat. 

Baca Juga:
Tut.. Tuutt.. Lagi Asyik Foto, Turis Ini Ketabrak Kereta Api

"Biasanya saya di sini dari jam enam lewat ngantre, sekarang jam berangkat juga saya molorin juga tetao saja baris, malah ini makin ramai ya?," kata Nadia. 

Nadia mengatakan dia hendak mengakhiri oerjalana dengan KRL di Stasiun Sudirman. Dia biasa menggunkan KRL untuk menuju ke tempat kerjanya. KRL dipilihnya karena paling efektif, cepat dan tepat waktu. 

Baca Juga:
Transisi ke Energi Terbarukan, KAI Pasang Solar Panel di Stasiun Gambir dan Perkantoran

"Saya mau ke Sudirman. Kalau kerja ke sana pasti selalu naik KRLlah, kan cepat," katanya. 

Menyusul juga dibebaskannya beberapa aturan naik moda transportasi masal oleh pemerintah membuat stasiun ini tetap dipadati penumpangnya. 

Baca Juga:
KAI Ajak Masyarakat Kenali Bengkel Kereta Api Balai Yasa Manggarai

Pantauan BeritaTrans.com dan Aksi.id antrean pada pagi ini mulai ramai saat menjelang siang. Pada saat sebelumnya antrean bahkan sering terus menerus karena ramai. Petugas mempertibangkan penumpang yang ada di dalam rangkaian harus terisi sesuai ketetapan. 

Saat terjadi antrean padat, petugas melakukan buka tutup barisan dengan cepat, penumpang pun tidak lama akan berdiri saat ada penyekatan. 

Sebelumnya, petugas berjaga juga berada di area pintu masuk stasiun untuk memperhatikan dan memastikan calon penumpang menujukkan bukti vaksin dengan cara scan QR Aplikasi Peduli Lindungi atau menujukkan foto sertifikat vaksin. 

Di depan gedung baru, penumpang beberapa kali sempat berbaris mengantre. Petugas melakukan penyekatan dengan memperhitungkan keramaian yang ada di peron dan ketersediaan rangkaian KRL di jalur. 

Penumpang yang berbaris mengantre hanya penumpang yang hendak ke arah Stasiun JakartaKota atau Manggarai. Sedangkan penumpang arah Cikarang dipersilahkan langsung masuk ke jalur kereta tanpa antre, begitupun juga beberapa penumpang prioritas seperti penumpang dengan pin ibu hamil. 

Pada area di gate tiket juga dilakukan penyekatan oleh petugas. Di area gedung baru tersebut petugas melakukan dua kali penyekatan. Penumpang tampak berbaris dengan sesuai tanda yang ada. Terlihat barisan antrean penumpang tidak berlangsung lama. Petugas melakukan buka tutup antrean dengan tali atau rantai. 

Pada jam sibuk ini, penumpang KRL masih didominasi oleh para pekerja yang biasa menggunakan KRL. Beberapa penumpang anak juga tetap terlihat menggunakan angkutan masal tersebut. 

Sebelumnya diinformasikan, saat ini KAI Commuter mengoperasikan sebanyak 1.053 perjalanan KRL dengan jam operasional mulai pukul 04.00 – 24.00 WIB per harinya, di mana KAI Commuter mengoperasikan 376 perjalanan pada jam sibuk pagi dan 337 perjalanan pada jam sibuk sore hari dan pemberlakuan kapasitas kuota pengguna sebanyak 60% sesuai dengan aturan dari Pemerintah. 

KAI Commuter mengajak pengguna untuk tetap taat protokol kesehatan. Tetap jaga jarak saat duduk di kursi KRL maupun saat berdiri. Ikuti marka stiker yang ada agar kereta tidak terisi melebihi kapasitas pengguna yang diizinkan. 

Penumpang juga tetap harus memakai masker saat masuk area stasiun. Selanjutnya pengguna juga harus sudah divaksin yang dibuktikan dengan memindai kode QR melalui aplikasi peduli lindungi atau menunjukkan kartu vaksin. 

Aturan dan tata tertib selama pandemi juga masih berlaku. Pengguna tidak diperkenankan bicara secara langsung maupun melalui telepon saat berada di dalam kereta. Aturan menggunakan KRL di luar jam-jam sibuk masih berlaku untuk lansia. Sementara balita sudah kembali dapat menggunakan KRL dengan harus didampingi orang tua dan bepergian di luar jam sibuk.(fhm)