Naik Kapal Akan Berobat, Wanita Menderita Gangguan Mental Malah Terjun ke Laut

  • Oleh : Taryani

Selasa, 12/Apr/2022 08:26 WIB
Ilustrasi penumpang kapal terjun ke laut. (Ist.) Ilustrasi penumpang kapal terjun ke laut. (Ist.)

LOMBOK TIMUR (BeritaTrans.com) -  Aksi nekat dilakukan Is, 59 warga Bage Gaet RT.01/RW.01 Kelurahan Poh Gading Timur, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur.

Dia melompat dari Kapal Ferry KMP Nusa Sejahtera yang berangkat dari Pelabuhan Kayangan menuju Pelabuhan Poto Tano Sumbawa.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu (10/4/2022) sekitar pukul 10.05 WITA. Karuan saja mengejutkan seisi kapal. Sebab, Is terjun ke laut saat kapal berada di sekitar perairan Pulau Paserang.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut  Tano Iptu Nurlana mengatakan,  penumpang yang terjun itu adalah perempuan yang diduga mengalami gangguan mental. 

Kronologis kejadian menurut keterangan kru ABK,  sekitar pukul 07.35 WITA  KMP Sejahtera bertolak dari Pelabuhan Kayang menuju Pelabuhan Poto Tano.

Setelah 60 menit berlayar, tepatnya di perairan laut Pulau Paserang diketahui  ada salah seorang penumpang perempuan Is secara tiba-tiba terjun ke laut dari atas Kapal.

Penumpang termasuk keluarganya terkejut melihat peristiwa itu. Mereka langsung berteriak minta tolong.

Mengetahui hal tersebut, kapten kapal bersama kru kapal segera memberikan pertolongan dengan menggunakan sarana dan prasarana keselamatan yang ada di Kapal.

Beruntung Is berhasil diselamatkan dan di evakuasi ke atas kapal.

"Sekitar pukul 08.50 WITA kapten kapal menghubungi pihak otoritas pelabuhan dan Kepolisian Kawasan Pelabuhan Laut Tano untuk dilakukan pengamanan serta tindakan medis," ujar Nurlana.

Kemudian pukul 09.55 WITA,  KMP Sejahtera tiba di Pelabuhan Poto Tano. Anggota Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Tano beserta BPTD dan Otoritas Pelabuhan lainnya membawa korban didampingi suaminya ke kantor KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) untuk pemeriksaan medis.

"Setelah dinyatakan baik dan sehat oleh KKP Pelabuhan korban bersama pihak keluarganya melanjutkan perjalanannya ke Sumbawa,” ujarnya.

Menurut Nasaruddin, suami korban mengakui Is sedang dalam perawatan kesehatan karena memiliki gangguan mental.

Rencananya saat ini akan dibawa berobat ke Sumbawa oleh pihak keluarga. (tr/Sumber:iNews.id)