Imbas Kecelakaan KA dan Mobil, Perlintasan Liar di Jalur Citayam-Depok Ditutup

  • Oleh : Fahmi

Rabu, 20/Apr/2022 17:53 WIB
Penutupan perlintasan liar di antara Stasiun Citayam-Depok.(foto/dok.KAI) Penutupan perlintasan liar di antara Stasiun Citayam-Depok.(foto/dok.KAI)

JAKARTA (BeritaTrans.com) - KAI Commuter bekerja sama dengan KAI DAOP1, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan Kota Depok, menindaklanjuti atas kejadian KRL KA 1077 (relasi Bogor - Jakarta Kota) yang tertemper mobil di perlintasan liar di kilometer 34+4/5 antara Stasiun Citayam-Depok pagi tadi. 

"Petugas gabungan langsung menutup perlintasan sebidang tersebut secara permanen," ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba, Rabu (20/4/2022). 

Baca Juga:
Seluruh Stasiun KRL Wajib Uang Elektronik, Penumpang Bayar Pakai QR Code Masih 2%

Penutupan perlintasan yang berada di jalan Rawa Geni, Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok ini bertujuan untuk menjaga keselamatan perjalanan Kereta dan mencegah hal yang serupa agar tidak terulang kembali. 

Penutupan perlintasan tersebut juga selaras dengan Pasal 94 Ayat (1) Undang-undang 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, “Untuk keselamatan perjalanan KA dan pemakai jalan, perlintasan sebidang yang tidak mempunyai izin harus ditutup”. Penutupan perlintasan ini tentunya juga sudah berkoordinasi antara KAI dengan Direktorat Keselamatan DJKA, serta Dinas Perhubungan Kota Depok. 

Baca Juga:
Antrean Penumpang KRL Senin Pagi Kondusif, Stasiun Ramai di Jam Ini

Akibat kejadian tersebut, KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi sebanyak 24 jadwal perjalanan KRL yang berdampak kepada kelambatan 376 jadwal perjalanan KRL dengan andil kelambatan tertinggi 75 menit dan rata-rata kelambatan sampai 58 menit. 

Kejadian tersebut juga menyebabkan terhambatnya aktivitas hampir 89 ribu lebih pengguna KRL karena kejadian terjadi pada jam sibuk. 

Baca Juga:
Ini Stasiun Transit yang Wajib Diketahui Penumpang KRL Jabodetabek Biar Enggak Salah Naik

"Kami memohon maaf kepada pengguna jasa selama proses evakuasi, kami harus memastikan Prasarana & Sarana harus aman untuk kembali dioperasikan. Saat ini KRL yang tertemper (KRL KA 1077) sedang dilakukan perawatan di dipo agar kembali dapat dioperasikan," kata Anne. 

KAI Commuter akan terus mendukung penuh seluruh program dari seluruh stakeholders terkait penutupan perlintasan sebagai upaya untuk menjamin keselamatan dan keamanan perjalanan kereta dan pengendara jalan raya. 

Untuk menjamin keselamatan dan tindak lanjut atas kejadian tersebut, KAI Commuter & KAI Daop 1 akan bekerjasama dengan Pihak yang berwajib untuk meneruskan kejadian ini ke Jalur hukum untuk ditindaklanjut karena Ini Untuk Keselamatan Masyarakat dan Pengguna Jasa Commuterline. 

"Kami mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang baik selama proses evakuasi kepada pengguna Jasa, Petugas KAI, DJKA, Dishub Depok, Kepolisian dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok yang telah melakukan proses evakuasi tersebut," sebut Anne. 

"Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan agar kita tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain," pungkas Anne.(fhm)