Dahsyat, Penerbangan di Bandara Angkasa Pura II Meningkat Sejak H-10 Lebaran

  • Oleh : Naomy

Minggu, 24/Apr/2022 19:34 WIB
Menhub sapa penumpang di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Menhub sapa penumpang di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA  (BeritaTrans.com) - .Dahsyat, pergerakan penumpang di bandara-bandara PT Angkasa Pura II mulai mengalami peningkatan pada periode Angkutan Lebaran 2022, tepatnya sejak H-10 Lebaran. 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat melakukan inspeksi ke Bandara Soekarno-Hatta bersyukur, masyarakat telah mengikuti anjuran pemerintah untuk mudik lebih awal.

Baca Juga:
Top Markotop, Angkasa Pura II Kembali Sediakan Sentra Vaksin di 20 Bandara, Sejalan Rencana Kebijakan Pemerintah Terkait Syarat Perjalanan Baru

“Sebelumnya pergerakan pesawat di Bandara Soekarno Hatta sekitar 600 pergerakan pesawat per hari. Tetapi dua hari ini sudah meningkat menjadi 900 pergerakan per harinya. Okupansi kursi pesawat sudah mendekati 100 persen. Ini berarti anjuran mudik lebih awal sudah dilakukan,” jelas Menhub yang pada hari ini juga meresmikan operasional Posko Angkutan Lebaran 2022 di Bandara Soekarno-Hatta, Ahad (24/4/2022).

Baca Juga:
Pergerakan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Sudah Tembus 120.000 Orang Per Hari

Di tempat yang sama, President Director AP II Muhammad Awaluddin mengemukakan, peningkatan pergerakan penumpang terjadi sejak 22 April 2022 atau H-10 Lebaran. 

“Pada H-10 Lebaran atau 22 April 2022, jumlah pergerakan penumpang pesawat di 20 bandara AP II secara kumulatif mencapai sekitar 160.000 penumpang, dan dari jumlah tersebut pergerakan sebanyak 110.000 penumpang ada di Bandara Soekarno-Hatta,” tutur Muhammad Awaluddin. 

Baca Juga:
Dua Operator Bandara Dapat Penghargaan dari Kemenhub

Adapun pergerakan penumpang pada 22 April yang mencapai 160.000 penumpang itu lebih tinggi 14% dibandingkan dengan rata-rata harian pergerakan penumpang pada Maret 2022 yang sekitar 140.000 penumpang/hari. 

Dia mengatakan, puncak arus mudik di bandara-bandara AP II diperkirakan pada 30 April dengan jumlah pergerakan penumpang sebanyak 180.000 penumpang, di mana pergerakan sebanyak 120.000 penumpang ada di Bandara Soekarno-Hatta.

AP II saat ini mengelola 20 bandara, yakni ​​Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Kualanamu (Medan), Supadio (Pontianak), Minangkabau (Padang), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Husein Sastranegara (Bandung), Sultan Iskandar Muda (Banda Aceh), Raja Haji Fisabilillah (Tanjungpinang), Sultan Thaha (Jambi), Depati Amir (Pangkal Pinang), Silangit (Tapanuli Utara).

Selain itu Bandara Kertajati (Majalengka), Banyuwangi (Banyuwangi), Tjilik Riwut (Palangkaraya), Radin Inten II (Lampung), H.A.S Hanandjoeddin (Tanjung Pandan), Fatmawati Soekarno (Bengkulu), dan Jenderal Besar Soedirman (Purbalingga).

Sejalan dengan peningkatan lalu lintas penerbangan, AP II dan stakeholder memastikan kesiapan seluruh sumber daya untuk menjaga standar tinggi dalam keamanan, keselamatan dan pelayanan serta pemenuhan regulasi termasuk terkait protokol kesehatan. 

“AP II juga selalu mengimbau agar masyarakat dapat melakukan mudik lebih awal agar keberangkatan penerbangan dapat terdistribusi dengan baik, atau tidak terkonsentrasi di waktu-waktu tertentu,” ungkap Awaluddin. 

Direktur Utama AirNav Indonesia Polana B. Pramesti menuturkan, pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta sudah mendekati normal di mana pada periode Angleb 2022 telah mencapai sekitar 900/hari, sementara kondisi normal sebelum pandemi berkisar 1.100 - 1.200/hari. 

Komandan Satgas Udara Penanganan Covid-19 Kolonel TNI AU Agus Listiono juga mengingatkan agar pemudik dengan pesawat udara harus memerhatikan persyaratan-persyaratan atau protokol kesehatan yang harus dipenuhi sebelum melakukan penerbangan, baik untuk rute domestik maupun rute luar negeri. (omy)