Cegah Penumpukan Kendaraan di Pelabuhan Merak, Kemenhub Tambah Kapal dan 1 Dermaga

  • Oleh : Naomy

Rabu, 27/Apr/2022 13:48 WIB
Pelabuhan penyeberangan ASDP Pelabuhan penyeberangan ASDP

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Menanggapi kejadian penumpukan kendaraan di Pelabuhan Penyeberangan Merak pada Senin (25/4/2022) malam, Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi menyatakan pihaknya memohon maaf atas kejadian tersebut yang cukup menghambat perjalanan sejumlah pemudik. 

Saat ini Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus berkoordinasi untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Baca Juga:
Dukung Perhelatan F1H20 di Toba, Ditjen Hubdat Siapkan Sarpras dan Rekayasa Lalin

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanannya bagi seluruh pengguna jasa penyeberangan di Pelabuhan Penyeberangan Merak yang perjalanannya tertunda cukup lama pada Senin (25/4) malam hingga Selasa (26/4) dini hari. 

Pihaknya terus berusaha untuk memperbaiki layanan sehingga para pemudik yang akan melintas dari Merak ke Bakauheni maupun sebaliknya dapat menyeberang dengan nyaman dan selamat.

Baca Juga:
Demi Keselamatan, Dirjen Hubdat Minta Operator Pelabuhan Penyeberangan Larang Kendaraan ODOL Masuk Kapal

Antrean kendaraan di dermaga ini salah satunya karena kantong parkir di dalam pelabuhan sudah penuh. 

Saat ini, menurut Dirjen Budi telah diupayakan penambahan kapal menjadi 34 unit kapal per hari dan menambah trip. 

Baca Juga:
Truk Jatuh ke Laut di Dermaga 5 Merak, Diduga Bermuatan Lebih

“Selain itu, kemarin sudah dibuka dermaga 1 di Merak untuk membantu mengurangi beban antrean di dermaga lainnya,” jelas Dirjen Budi.

Dia mengimbau agar masyarakat dapat menyeberang di siang hari sehingga tidak menumpuk dan dapat mengantisipasi kemacetan pada malam hari. (omy)