Egi Kendarai Mobil Jumbo Kualasimpang-Langsa Bawa Pulang Penghasilan Uang Rp10 Ribu

  • Oleh : Fahmi

Kamis, 28/Apr/2022 15:14 WIB
Egi (29 tahun), sopir mobil penumpang Suzuki Elf atau Jumbo jurusan Kualasimpang-Langsa. Egi (29 tahun), sopir mobil penumpang Suzuki Elf atau Jumbo jurusan Kualasimpang-Langsa.

KUALASIMPANG (BeritaTrans.com) - Di balik bangku terminal tengah duduk beberapa orang, sebagian terlihat sedang tertidur ada pula yang sedang memainkan smartphone. Salah satunya ialah Egi sopir angkutan umum bertipe Suzuki Elf atau Jumbo. 

Egi menceritakan dia sudah mengendarai mobil penumpang Suzuki Elf jurusan Kualasimpang-Langsa sejak tahun 2015 yang juga sebelumnya diawali menjadi kenek dati tahun 2008. 

Baca Juga:
Kolaborasi Strategis! DAMRI dan MRT Jakarta Sepakati MoU Kerja Sama Bisnis dan Peningkatan Layanan Pelanggan

Egi mengungkapkan bahwa, sewa penumpang Elf jususan antarkota yang dikendarainya tengah sepi meski memasuki masa angkutan lebaran. 

"Enggak ada sewa ini bang. (Uang) paling ada cuma Rp10 ribu, Rp20 ribu," kata Egi di Terminal Bekasi, Kamis (28/4/2022). 

Baca Juga:
Dukung Keselamatan Berkendara, Ditjen Hubdat Hadiri Pelatihan Safety Riding

Egi menjelaskan penghasilannya saat membawa penumpang hanya membawa beberapa orang penumpang saja. Penghasilan diungkapkannya masih sangat sedikit. 

Memasuki masa angkutan lebaran, dikatakannya saat ini masyarakat sudah banyak memiliki kereta atau sepeda motor sendiri, dan mereka lebih berani membawanya walau jauh. 

Baca Juga:
DAMRI Ada Perjalanan Internasional dari Pontianak ke Brunei Darussalam

"Sekarang di jalan juga sudah ramai bang. Banyak orang punya kereta (red:sepeda motor), mobil jadi sepi," dugannya 

Sebelum pademi cerita warga Johar, Karang Barau ini, penumpang saat memasuki sebelum lebaran penumpang mulai naik dan terasa banyak dibandingkan hari sbebelum masa lebaran, namun kita tidak lagi dimikian. 

Egi juga menduga penumpang sepi lantaran masyarakat masih dilanda pandemi. "Orang-orang ekonomi masih sulit," ucapnya. 

Bapak satu anak ini juga bercerita, memasuki masa lebaran sebelum pandemi, mobil jumbo yang dikendarainya akan dipakai carter. "Kalau dulu, hari gini sudah dipesan untuk jalan-jalan," kata Egi. 

Egi yang mengawali kerja sebagai kru angkutan sejak 2008 tersebut merasakan dampak dari pandemi. Angkutan masa lebaran diharapkannya akan selalu ramai penumpang.(fhm)