Terdengar Suara Ledakan, Deretan Kapal Nelayan Terbakar di Dermaga Batre Cilacap

  • Oleh : Redaksi

Selasa, 03/Mei/2022 22:53 WIB
Foto:istimewa Foto:istimewa

Jakarta (BeritaTrans.com) -- Sejumlah kapal nelayan di Dermaga Batere Cilacap dilaporkan terbakar pada Selasa (3/5) sore. 

Insiden ini membuat warga yang tinggal di sekitar lokasi diungsikan ke tempat aman.

Baca Juga:
Kemenhub Libatkan 50 Warga Ikuti Padat Karya Disnav Cilacap di Gunung Kidul

Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Cilacap I Nyoman Sidakarya menjelaskan personel Basarnas Cilacap dan pihak bantuan lain sudah berada di tempat kejadian.

Kata dia, berdasarkan informasi dari Satuan Polisi Perairan Kepolisian Resor Cilacap, kebakaran kapal itu terjadi mulai 17.10 WIB.

Baca Juga:
Bakamla RI Amankan Kapal Dumai Line 5 yang Terbakar

"Saat itu terdengar ledakan dari salah satu kapal nelayan yang sedang bersandar di Dermaga Batere hingga akhirnya terjadi kebakaran," katanya seperti diberitakan Antara.

Api lantas menjalar ke kapal-kapal lain yang berada di dermaga Batere. Dermaga ini berdekatan dengan Dermaga Wijayapura, tempat penyeberangan khusus menuju lembaga pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan.

Baca Juga:
Kapal Nelayan Terbakar di Dermaga Wijayapura, Cilacap, Ditjen Hubla Berhasil Tangani Pemadamannya

Menurut salah satu pegawai Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan yang dihubungi Antara, Deri, kobaran api telah mencapai depan tempat penyeberangan khusus menuju lapas itu.

"Kemungkinan kapal yang terbakar cukup banyak karena saat sekarang sedang Lebaran sehingga banyak yang libur melaut," ujarnya.

Catur, salah satu nelayan, mengatakan jumlah kapal yang bersandar di Dermaga Batere hingga puluhan unit karena banyak nelayan pulang untuk berlebaran.

"Karena saking banyaknya, ada beberapa kapal yang bersandar di Lomanis, yang biasa sandar di Batre sekitar 40 unit, Kebetulan kapal saya bersandar di PPSC, saya ke Batere hanya 'dropping' ke bos saya saja," kata Catur.

 

Warga diungsikan

Menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Cilacap Luhur Satrio Muchsin, puluhan keluarga sudah diungsikan karena insiden kebakaran ini.

"Kurang lebih ada 40 keluarga yang bermukim di sepanjang Jalan Slamet Riyadi (sekitar lokasi kebakaran, red.) yang diungsikan ke tempat aman. Proses evakuasi dibantu personel Basarnas, Satpol PP, Polres, Satlakar, Relawan Pokdar, dan warga," ujar Satrio pada Selasa malam.

Upaya pemadaman api masih terus dilakukan melalui jalur laut dan darat melibatkan dua mobil damkar Satpol PP Cilacap, dua mobil Damkar Pelindo, dan unit Damkar Pertamina, Solusi Bangun Indonesia, dan BPBD Kabupaten Cilacap.(amt/sumber:antara news.com)