Pelabuhan Panjang Disiapkan 8 Kapal, Antisipasi Kepadatan Arus Balik Penyeberangan Sumatera ke Jawa

  • Oleh : Naomy

Rabu, 04/Mei/2022 15:20 WIB
Tinjauan Pelabuhan Panjang Tinjauan Pelabuhan Panjang


LAMPUNG (BeritaTrans.com)   Pemerintah bersama unsur terkait telah menyiapkan upaya antisipasi lonjakan pergerakan kendaraan dan penumpang angkutan penyeberangan dari Sumatera ke Jawa. Upaya ini diharapkan dapat mengendalikan pergerakan arus balik lebaran tahun ini.

Untuk memastikan kesiapan penanganan arus balik, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Erick Thohir, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Firman Shantyabudi, dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meninjau Pelabuhan Panjang di Lampung dan Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Rabu (4/5/2022). 

Baca Juga:
Menhub Dorong Produktivitas Pelabuhan Kuala Tanjung Layani KEK Sei Mangkei

Pemerintah menyiapkan Pelabuhan Panjang di Lampung untuk menampung khusus kendaraan logistik dan penumpang, menuju ke Pelabuhan Ciwandan, Banten pada arus balik. 

"Diharapkan, upaya ini dapat melancarkan pergerakan kendaraan (bus, mobil, sepeda motor) dan penumpang dari Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni menuju ke Merak," ujar Menko PMK Muhadjir.

Baca Juga:
Pelaku Usaha Denmark Ditawarkan Turut Kembangkan Pelabuhan Patimban

Dia mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi arus mudik, perlu ada alternatif pelabuhan tambahan di luar Bakauheni untuk memperlancar arus pergerakan kendaraan. 

“Upaya ini dilakukan agar masyarakat yang kembali menyeberang dari Sumatera ke Jawa dapat terlayani dengan lebih baik,” ucapnya.

Baca Juga:
Pelabuhan Didorong Layani Lebih Cepat, Mudah, dan Kolaboratif

Pada kesempatan yang sama, Menhub menjelaskan, di Pelabuhan Panjang akan disiapkan delapan kapal besar.  

“Kendaraan besar seperti truk logistik akan dialihkan ke sini,” tuturnya.

Sementara, Menteri Erick Thohir mengungkapkan, akan mendukung kelancaran arus balik dengan memaksimalkan pelabuhan dan kapal yang ada di bawah pengelolaan operator transportasi BUMN.

Kakorlantas Firman mengatakan, pihaknya akan mengerahkan personel untuk mengarahkan kendaraan besar ke Pelabuhan Panjang dan kendaraan kecil ke Pelabuhan Bakauheni.

Sedangkan Gubernur Arinal menyampaikan terima kasih atas upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka melayani masyarakat pada arus balik. 

“Ini merupakan wujud dari negara hadir untuk melancarkan penyeberangan pada arus balik,” ulasnya.

Agar tidak terjadi kepadatan di hari puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 6-8 Mei 2022, pemerintah mengimbau masyarakat untuk kembali lebih awal sebelum 6 Mei atau setelah 8 Mei.

Imbauan lainnya yakni, agar masyarakat yang akan menyeberang telah membeli tiket jauh-jauh hari secara daring.

Hal itu agar keberangkatan dapat dilakukan sesuai jadwal, sehingga tidak terjadi penumpukan yang diakibatkan baru membeli tiket saat tiba di pelabuhan (go show).

"Hal inilah yang menyebabkan terjadinya kepadatan di Pelabuhan Merak pada saat arus mudik," imbuh Menhub.

Kemudian, masyarakat diimbau tidak saling menyerobot dan patuhi petunjuk dari petugas di lapangan. Selain itu, pastikan protokol kesehatan juga tetap dilaksanakan dengan baik.

Turut mendampingi dalam peninjauan Pelabuhan Panjang Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Direktur Utama PT Pelni Tri Andayani, Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi, Anggota Komisi V DPR Deni R Ibowo, dan sejumlah pejabat terkait.