ASDP Antisipasi Antrean Panjang Arus Mudik, Sepeda Motor dan Truk Dialihkan via Pelabuhan Panjang

  • Oleh : Naomy

Rabu, 04/Mei/2022 17:17 WIB
Dirut ASDP mendampingi Menio PMK, Menteri Perhubungan dan Menteri BUMN di Pelabuhan Panjang dan Bakauheni Dirut ASDP mendampingi Menio PMK, Menteri Perhubungan dan Menteri BUMN di Pelabuhan Panjang dan Bakauheni

 

BAKAUHENI (BeritaTrans.com) - Guna mengantisipasi antrean saat arus balik Angkutan Lebaran Tahun 2022 khususnya pada layanan penyeberangan dari Sumatera ke Jawa, Pemerintah menyiapkan Pelabuhan Panjang, Lampung menjadi pelabuhan alternatif untuk melayani angkutan logistik dan penumpang.

Baca Juga:
ASDP Relokasi KMP Jatra II dari Lintas Merak-Bakauheni, Perkuat Lintas LDF Ketapang-Lembar

Hal ini mengemuka dalam kunjungan kerja untuk memastikan kesiapan penanganan arus balik oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Erick Thohir, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Firman Shantyabudi, dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi,  meninjau Pelabuhan Panjang di Lampung dan Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni. 

Upaya ini dapat melancarkan pergerakan kendaraan (bus, mobil, sepeda motor) dan penumpang dari Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni menuju ke Merak, karena sudah relatif lengang. 

Baca Juga:
Persiapan Jelang Angkutan Lebaran, ASDP Tingkatkan Fasilitas di Pelabuhan Merak

Data Posko 24 Jam pada 3 Mei 2022 pukul 08.00 WIB hingga 4 Mei 2022 pukul 08.00 WIB atau H2 mencatat baru 42.165 orang telah menyeberang dari Bakauheni menuju Merak.

Diikuti kendaraan roda dua sebanyak 2.640 unit, roda empat sebanyak 5.771 unit, 179 unit bus, 324 unit truk. 
 
Total seluruh kendaraan yang telah menyeberang dari Sumatera menuju Jawa pada HH sebanyak sebanyak 8.914 unit.

Baca Juga:
Makin Familiar, Pengguna Ferizy ASDP Tembus 1,38 Juta Orang

"Untuk H+1 kondisi arus kendaraan dan penumpang yang masuk ke Pelabuhan Bakauheni masih relatif ramai lancar. Perkiraan kami, sekitar tanggal 6-7 Mei besok baru akan dimulai terjadi peningkatan," ujar Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi.

ASDP memprediksikan puncak arus balik akan terjadi pada Minggu (8/5) atau H+5  dengan angka proyeksi produksi: penumpang pejalan kaki 17.321 orang; penumpang dalam kendaraan: 211.010 orang; dan total penumpang 228.331 orang atau lebih tinggi 27% banding tahun 2019 sebanyak 180.444 orang.

Berdasarkan data Posko pada 22 April (H-10) hingga Rabu (4/5) pagi, tercatat sudah 435.586 orang dan 86.976 unit kendaraan yang meninggalkan pulau Sumatera menuju Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Banten. 

Dari total kendaraan dapat dirinci jumlah roda dua sebanyak 7.529 unit, roda empat sebanyak 54.165 unit, bus sebanyak 5.028 unit dan truk sebanyak 20.254 unit yang telah menyeberang dari Bakauheni ke Merak sejak H-10 hingga HH. 

Sementara itu, ASDP secara periodik meneruskan pesan agar tidak terjadi kepadatan penyeberangan di puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 6 s.d 8 Mei 2022, maka masyarakat diminta untuk kembali lebih awal sebelum tanggal 6 Mei atau setelah 8 Mei.

"Mohon persiapkan perjalanan arus balik dengan baik. Ingat, tidak ada lagi penjualan tiket di Pelabuhan, dan pastikan beli tiket ferry hanya di website & Aplikasi Ferizy atau di mitra resmi ASDP, yaitu Indomaret, Alfamaret, Agen BRILink dan Agen Finpay," kata dia. 

Untuk memastikan ketersediaan tiket dan memperlancar pelayanan di pelabuhan, pastikan sudah membeli tiket minimal satu hari atau maksimal 60 hari sebelum keberangkatan.

Selanjutnya, kata Ira, atur waktu kedatangan tiga jam sebelum waktu masuk pelabuhan yang sudah dipilih.

Masyarakat diimbau mematuhi petunjuk dari petugas di lapangan. Selain itu, pastikan protokol kesehatan juga tetap dilaksanakan dengan baik. (omy)