Libur Waisak, Stasiun Bekasi Didominasi Penumpang Musiman Hendak Berpergian Naik KRL

  • Oleh : Fahmi

Senin, 16/Mei/2022 07:55 WIB
Penumpang KRL melakukan tap tiket hendak masuk peron di Stasiun Bekasi, Jawa Barat (16/5/2022). Penumpang KRL melakukan tap tiket hendak masuk peron di Stasiun Bekasi, Jawa Barat (16/5/2022).

BEKASI (BeritaTrans.com) - Keberangkatan KRL dari Stasiun Bekasi lengang penumpang pada Sabtu (16/5/2022). Pada hari libur Waisak ini banyak penumpang musiman yang menggunakan KRL. 

Sepinya keadaaan penumpang KRL yang masuk dari Stasiun Bekasi juga dikatakan oleh petugas yang berjaga di area pintu tap tiket. Dia mengatakan suasana pagi ini masih sepi dan akan ramai saat menjelang siang. 

Baca Juga:
Penumpang KA Jarak Jauh Mulai Ramaikan Stasiun Bekasi saat Masa Libur Sekolah

"Sepi ini bang, entar kalau mau ramainya. Jam 9.00 atau enggak jam 10.00 lah," kata petugas di situ. 

Pada sekitar pukul 7.00, masyarakat yang ingin masuk stasiun tersebut tanpa ada penyekatan. Petugas tetep memberlakukan peumpang harus menunjukkan sertifikat vaksin bagi atau melakukan scan kode QR Aplikasi PeduliLundungi. 

Baca Juga:
KAI Raih Penghargaan Gold Champion Kategori BUMN dalam Ajang BISRA 2022

Begitupun saat penumpang turun dan keluar dari stasiun tersebut juga tampak lengang. Hanya ada beberapa orang yang keluar dari pintu tap tiket dan keluar meninggalkan stasiun. Pagi jam sibuk ini tangga eskalator tampak diaktifkan naik turun, tidak seperti saat hari sibuk saat ramai, dua tangga jalan hanya diperuntukkan untuk naik saja. Sedangkan yang turun menggunakan tangga manual dan lift. 

Baca Juga:
Masuk Stasiun Bekasi Penumpang KRL Mangalir Lancar Meski Ramai

Pantauan BeritaTrans.com dan Aksi.id, mulai dari area yang disediakan tenda tampak penumpang dengan berombongan hendak naik KRL, ada anak kecil yang didampingi oleh orang dewasa. Mereka tampak seperti penumpang musiman, mereka tampak berjalan beriringan untuk melakukan tap tiket di dalam gedung baru. Calon penumpang terlihat juga melakukan tap tiket di area tersebut. 

Saat di peron juga tampak sepi. Terdapat satu rangkaian yang akan berangkat ke JakartaKota, beberapa saat juga ada rangkaian yang mengarah ke Stasiun Cikarang. 

Rangkaian yang tersedia tampak telah diisi oleh penumpang yang berangkat awal dari stasiun tersebut. Penumpang dapat berjalan menuju rangkaian yang kosong dengan tenang, karena sepinya rangkaian gerbong. 

Saat KRL diberangkatkan beberapa rangkaian terlihat masih menyisakan tempat duduk yang kosong. Terlihat pula beberapa penumpang yang rela berdiri untuk mempersilahkan penumpang lain untuk dapat duduk. 

Di setiap pemberhentian di staisun selanjutnya, rangkaian juga tampak penumpang turun dan penumpang naik. 

Pada saat libur waisak ini aturan di dalam KRL tampak berjalan sesuai protokol kesehatan, mulai masuk menggunakan sertifikat vaksin, pengguna menjaga jarak hingga penggunaan masker oleh setiap penumpang. 

KAI Commuter dengan tetap mengoperasikan 1.053 perjalanan KRL Jabodetabek mulai dari pukul 4.00 sampai 23.00 WIB. 

Sebelumnya Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengingatkan, bagi penumpang yang membawa anak minimal usia 3 tahun atau tinggi minimal 90 cm sudah diwajibkan untuk membeli tiket. Usahakan untuk menghindari jam-jam sibuk yaitu pukul 09.00-14.00 WIB. Pastikan anak-anak selalu dalam pengawasan orang tua atau pendamping selama dalam perjalanan. 

"Gunakan KMT atau kartu uang elektonik bank agar terhindar dari antrean saat di stasiun. Bawa barang bawaan secukupnya dan sesuai dimensi ukuran yaitu 40 x 30 x 100 cm," sebut Anne.(fhm)