Medan dan Bandung Bakal ada Bus Way Seperti Jakarta, Mulai Dibangun Awal 2023

  • Oleh : Fahmi

Selasa, 31/Mei/2022 20:02 WIB
TransJakarta.(Wikipedia) TransJakarta.(Wikipedia)

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Medan dan Bandung akan mendapat dana pinjaman sebesar Rp 3,2 triliun dari World Bank untuk membangun transportasi umum seperti Transjakarta yang ada saat ini. Hal itu dikemukan oleh Dirjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi. 

"Di tahun 2023 nanti, dua kota besar Medan dengan Bandung akan dapat bantuan dari bank dunia, loan sebesar Rp 3,2 triliun kalau tidak salah. Itu akan kita siapkan Medan dengan Bandung seperti Jakarta," ungkap Dirjen Perhubungan Darat (Kemenhub) Budi Setiyadi kepada wartawan, Selasa (31/5/2022). 

Baca Juga:
Persiapan Lebaran 2023, Jasa Raharja, Kemenhub dan Korlantas Polri Survei Jalur Pantai Selatan

Budi mengungkapkan dana tersebut disiapkan untuk pembelian kendaraan umum, tempat parkir atau pool, serta membiayai operasional dan keperluan lainnya seperti fasilitas umum, pengaspalan dan penunjang pejalan kaki. 

Ia berharap proses konstruksi dapat dilakukan pada awal 2023. Dan rencananya ada 900 kendaraan transportasi umum yang disiapkan untuk kedua kota tersebut.  

Baca Juga:
Jasa Raharja Sediakan 1.646 Pos Pelayanan Samsat saat Libur Nataru

Dia juga mengatakan pihak terkait seperti Pemerintah Daerah hingga Pemerintah Kabupaten telah menyatakan mendukung untuk pembangunan kemajuan sarana dan prasarana transportasi masal tersebut. 

"Akhir tahun ini atau awal tahun depan kita sudah mulai pengadaan busnya, karena MoU kita dengan Gubernur dan Bupati katakanlah, di Bandung Raya kemudian di Medan kita sudah lakukan," ujar Budi. 

Baca Juga:
Gelorakan Keselamatan Lalu Lintas, Jasa Raharja Gelar FGD

Di kedua kota besar dipaparkan Budi, akan dibuat jalan khusus bus seperti jalur Transjakarta. Jalur dan selter akan berada di tengah jalan,mengingat ke dua Kota tersebut memang merupakan kota yang juga mendukung dari segi sarana jalan. 

"Jalan yang di Bandung termasuk yang di Medan itu nanti akan diperbaiki, akan dibangun seperti yang di Transjakarta ini. Mungkin ada yang di tengah, jadi bukan di pinggir, bisa juga di tengah. Nanti pada saat masyarakat naik itu, juga ada di selternya di tengah jalan. Karena di Medan jalan ada yang cukup besar, di bandung juga ada," ujar Dirjen Budi. 

Khusus untuk akhir tahun ini, sebagian dari pinjaman Bank Dunia tersebut digunakan untuk menyusun detailed engineering design (DED) untuk infrastruktur pendukung transportasi massal yang akan dibangun di awal 2023. 

"Yang sudah ada sekarang di anggaran kita sebesar Rp 50 miliar dari bagian Rp 3,2 triliun adalah untuk menyusun DED," kata dia. 

Dikatakan pula, apabila pembangunan sarana dan prasarana transportasi darat di Bandung dan Medan ini sukses, maka selanjutnya pemerintah akan menyasar dua kota besar lainnya, yaitu Makassar, Sulawesi Selatan dan Surabaya, Jawa Timur.(fahmi)