Penumpang Ditargetkan 1000 Lebih pada Uji Coba Pertama Stasiun Matraman

  • Oleh : Fahmi

Jum'at, 17/Jun/2022 17:20 WIB
Stasiun Matraman.(Ist) Stasiun Matraman.(Ist)

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Stasiun baru Matraman di Jakarta Timur sudah melayani 600an penumpang pada hari pertama uji coba pada 17 Juni 2022 sampai dengan pukul 13.00 tadi. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten Rode Paulus. 

"Sampai tadi jam satu, kami dapat informasi ini, yang sudah keluar masuk sekitar mendakati 600, jadi mungkin nanti setelah tutup jam operasi, mungkin bisa lebih 1000 penumpang," ujar Rode kepada wartawan di Stasiun Matraman, Jumat (17/7/2022) siang. 

Baca Juga:
Antrean Penumpang KRL Senin Pagi Kondusif, Stasiun Ramai di Jam Ini

Stasiun Shelter Matraman diprediksi akan melayani rata-rata penumpang sebanyak 2.203 orang per hari, dengan prediksi jumlah pengguna yang naik 1.100 orang sedangkan pengguna yang turun sebanyak 1.103 orang pengguna. 

Namun, jika melihat pada angka yang naik turun pada uji coba pertama untuk naik turun penumpang ditargetkan akan mencapai 1000 lebih penumpang. 

Baca Juga:
Penumpang KRL pada September Meningkat 15 % Dibanding Agustus

Rode mengatakan, dengan kondisi penumpang yang ada saat ini, pihaknya bekerjasama dengan pihak lain yang turut andil dalam operasional stasiun tersebut sudah melakukan sosialisasi mengenai aktifnya operasional Stasiun Matraman. 

Dia pun melihat, kemungkinan banyak masyarakat yang belum mengetahui dan tersbiasa akan menggunakan stasiun baru tersebut. 

Baca Juga:
Senin Pagi, KAI Commuter Layani 296 Ribu Lebih Penumpang KRL

"Karena masih pagi saya melihatnya. Mungkin hari pertama, banyak yang belum yang mengetahui. Tetapi kita sudah masif kok menginfromasikan kepada penumpang beberapa hari sebelumnya bahwa Stasiun Matraman dioperasikan untuk naik turun penumpang," sambung Rode. 

Menurut Rode, stasiun baru itu dapat menyerap banyak penumpang. Terlebih Staiun tersebut akan segera terintegrasi dengan angkutan yang lain. Dan saat ini menjadi pilihan penumpang yang biasa naik turun di Jatinegara atau Manggarai. 

"Kalau kita lihat, potensinya luar biasa sekarang,  apalagi nanti integrasi TransJakarta, itu otomatis akan meingkatkan penumpang," ujar Rode. 

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan melalui Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta Dan Banten (BTPWJB), telah merampungkan pembangunan Stasiun Shelter Matraman. 

KAI Commuter bersama DJKA dan PT KAI Daop 1 Jakarta melakukan ujicoba operasional pelayanan naik dan turun pengguna KRL di Stasiun Shelter Matraman pada Jumat 17 Juni 2022. 

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba dalam rilisnya, Kamis (16/6/2022) mengatakan, Stasiun Shelter Matraman diprediksi akan melayani rata-rata penumpang sebanyak 2.203 orang per hari, dengan prediksi jumlah pengguna yang naik 1.100 orang sedangkan pengguna yang turun sebanyak 1.103 orang pengguna. 

"Stasiun Shelter Matraman ini diharapkan dapat melayani pengguna KRL yang berada di sekitar wilayah jalan Matraman dan wilayah Kampung Melayu," kata Anne. 

Dikatakan Anne, Letak Stasiun Shelter tersebut sangat strategis sisi timur Stasiun Shelter langsung terhubung dengan jalan Raya Matraman, Jakarta Timur dan terintegrasi dengan halte bus Trans Jakarta Koridor 5 sehingga akan memudahkan pengguna KRL untuk melanjutkan perjalanannya menggunakan moda transportasi lain.(fhm)