Uji Coba Stasiun KRL Matraman, Banyak Penumpang Salah Turun

  • Oleh : Fahmi

Jum'at, 17/Jun/2022 18:02 WIB
Foto:Istimewa Foto:Istimewa

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Pada uji coba hari pertama, Jumat (17/6/2022) Stasiun Shelter Matraman, ternyata banyak penumpang KRL yang salah turun stasiun tujuan. 

Pantauan BeritaTrans.com dan Aksi.id pada siang hingga menjelang sore masih tampak sepi. Terlihat ada beberapa penumpang turun dan ada juga penumpang yang menunggu di peron untuk naik KRL. 

Baca Juga:
Ramai Penumpang, Naik KRL Stasiun Bekasi di Jam Sibuk Harus Antre Dulu Ya

Terlihat dua orang penumpang turun dari arah Jatinegara, mereka masing-masing hendak naik melakukan transit ke arah JakartaKota dan Bogor. 

Dengan santai mereka bertanya kepada petugas dan penumpang lain arah kereta lanjutan. Kemudian yang dianya menjawab bahwa ini bukan Stasiun Manggarai. 

Baca Juga:
Operasikan 269 Perjalanan KRL, Penumpang KRL Capai 275 Ribu Lebih pada Senin Pagi

"Mau ke Bogor di atas ya kan pak?," tanya penumpang yang baru turun. Lalu dijawab "Ini bukan Manggarai, satu lagi baru Manggarai, ini Matraman," ujar orang yang ditanyai. 

Bukannya satu orang yang salah turun tersebut, kejadian itu terjadi kepada lebih dari dua orang pada rangkaian KRL yang sama saat itu. Rata-rata mengira stasiun tersebut merupakan Stasiun Stransit Manggarai. 

Baca Juga:
Ramai Penumpang KRL Masuk Stasiun Bekasi, Antrean Masih Diberlakukan

Mereka yang awalnya berniat turun di Stasiun Manggarai refleks keluar dari kereta ketika berhenti di Stasiun Matraman yang biasanya tidak berhenti. Ditambah lagi suasana mereka rasa mirip seperti di Stasiun Manggarai. 

"Saya tahunya setelah Stasiun Jatinegara itu langsung Stasiun Manggarai. Berarti nunggu kereta lagi kita pak," jawab Una penumpang KRL yang juga turut membawa penumpang lain ikut salah turun. 

Una yang ingin ke Stasiun Jakartakota dan Transit di Manggarai terpaksa harus menunggu keberangkatan KRL selanjutnya. 

Uji coba Stasiun Matraman akan berlangsung selama tujuh hari. Kehadiran Stasiun Matraman diharapkan bisa mengurai kepadatan penumpang di Stasiun Manggarai. 

Berbagai persiapan teknis telah dilakukan pihak KAI. Termasuk mengisi kelengkapan fasilitas pelayanan dan keamanan yang siap dipergunakan untuk menunjang kemudahan dan kenyamanan pengguna KRL di dalam Stasiun. 

Rode mengungkapkan rangkaian kegiatan persiapan pengoperasian Stasiun Matraman sudah sudah dilakukan sejak awal Juni ini. Pihak DJKA secara kolaboratif bersama sejumlah stakeholder terkait diantaranya PT. KAI Commuter, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga PT. Transjakarta telah melakukan kegiatan inspeksi bersama untuk memastikan semua fasilitas di dalam Stasiun dapat dipergunakan dan berfungsi dengan baik. 

Fasilitas seperti eskalator, elevator, toilet, Alat Pemadam Kebakaran (APAR) hingga sistem alarm kebakaran dan juga CCTV telah dapat difungsikan untuk memastikan keamanan di dalam Stasiun Matraman. 

"Beberapa hari setelahnya, kami lanjutkan dengan pemeriksaan Standar Pelayanan Minimum (SPM) oleh Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api sesuai amanah dari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 68 Tahun 2019 Tentang Standar Pelayanan Minimum dengan hasil pemeriksaan yang baik,” tutur Rode. 

Rode menyampaikan Stasiun Matraman telah dilengkapi fasilitas lainnya seperti ruang pelayanan barang tertinggal, ruang laktasi, pos kesehatan, mushola, fasilitas untuk pengguna disabilitas serta area parkir yang memadai. 

“Stasiun Matraman ini lokasinya sangat strategis, berada di antara Stasiun Transit Manggarai dan Jatinegara, sehingga nantinya kami harapkan dengan kehadiran Stasiun Matraman dapat mempermudah aksesibilitas masyarakat kawasan sekitar yang sebelumnya harus menuju Stasiun Manggarai atau Jatinegara untuk dapat menggunakan KRL, saat ini masyarakat dapat langsung menuju Stasiun Matraman untuk melakukan perjalanan dengan KRL,” ujar Rode. 

Dengan letaknya yang strategis, Stasiun Matraman berpotensi akan meningkatkan mobilitas dan aksesibilitas khususnya bagi pengguna KRL yang berada di sekitar wilayah Matraman, Kampung Melayu, Jatinegara dan Manggarai. Akses menuju Stasiun Matraman terhubung langsung dengan Jalan Raya Matraman yang terintegrasi dengan halte bus Transjakarta koridor 5.(fhm)