Kemenhub Rutin Fasilitasi Angkutan Hewan Ternak Dengan Kapal Tol Laut

  • Oleh : Redaksi

Minggu, 19/Jun/2022 23:12 WIB
Kapal Ternak KM Camara Nusantara 5 sandar di Dermaga 108, Pelabuhan Tanjung Priok angkut 450 ekor sapi dari Pare-Pare. (foto : dok. Beritatrans/Ahmad) Kapal Ternak KM Camara Nusantara 5 sandar di Dermaga 108, Pelabuhan Tanjung Priok angkut 450 ekor sapi dari Pare-Pare. (foto : dok. Beritatrans/Ahmad)

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Dalam rangka memenuhi kebutuhan hewan kurban jelang Idul Adha 1443H, 450 ekor sapi tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Minggu (19/6), menggunakan kapal Khusus Ternak KM Camara Nusantara 5 milik Kementerian Perhubungan dari Pelabuhan Cappa Ujung, Pare-Pare, Sulawesi Selatan.

Untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan memfasilitasi pengiriman sapi ke berbagai daerah menggunakan Kapal Tol Laut khusus ternak.

Baca Juga:
Kemenhub: Tol Laut Beri Dampak Positif Turunkan Harga Kebutuhan Pokok

Dalam pesan teks yang disampaikan kepada tim Beritatrans, Capt. Mugen Sartoto, Direktur Lalu Lintas Laut menjelaskan bahwa kegiatan pengiriman ternak menggunakan Kapal Tol laut yang dikhususkan mengangkut ternak sudah berlangsung lama dan menjadi rutinitas dalam beberapa tahun terakhir.

Kegiatan mengangkut sapi dengan kapal ternak milik Kementerian Perhubungan semakin sering jelang Idul Adha, karena permintaan hewan kurban yang sehat dan bebas PMK dari Luar Pulau Jawa meningkat.

Baca Juga:
Mantap, 9 Daerah Catat Dampak Tol Laut, Terjadi Penurunan Harga Paling Signifikan

Kapal ternak KM Camara Nusantara 5 yang tiba di Pelabuhan Tanjung Priok sore tadi mengangkut sapi milik PT Berdikari United Livestock (BULS) Sidrap, Sulawesi Selatan.

"Seluruh sapi yang berjumlah 450 ekor sudah memenuhi syarat kesehatan dan terjamin bebas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)," ungkap Arief Prasetyo Adi, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) saat melihat langsung kedatangan KM Camara Nusantara 5.

Baca Juga:
Jelang Idul Adha Pergerakan Lalulintas Kapal Masuk dan Keluar di Pelabuhan Tanjung Priok Cenderung Normal

"Pemerintah akan terus memasukkan sapi dari luar pulau Jawa atau zona hijau menggunakan kapal ternak melalui Pelabuhan Tanjung Priok untuk memenuhi kebutuhan konsumen di wilayah Jabodetabek dan Bandung Raya," jelasnya.

"Jadi ini akan terus menerus dilakukan, sebelumnya ada 260 ekor, 2300 ekor, hari ini dari Pare-Pare 450 ekor, dan besok ada 530 ekor dari Bima. Jadi terus menerus kita masukkan sapi dari luar pulau Jawa, karena pada saat ini berapa lokasi di Pulau Jawa ada yang belum bebas PMK," ujar Arief.

Bapanas bersama dengan Kementan telah memastikan setiap stok sapi yang masuk ke Jabodetabek dan sekitarnya sehat dan aman dikonsumsi. Khususnya terbebas dari PMK.(Della)