Jalan Ditutup Akibat Ambles, Akses Jalur Selatan Cianjur Dialihkan ke Sukanagara Tanggeung

  • Oleh : Fahmi

Senin, 20/Jun/2022 09:39 WIB
Jalan menuju Cianjur selatan amblas mengakibatkan akses kendaraan terputus. (dok UPTD Bina marga Provinsi Jawa Barat) Jalan menuju Cianjur selatan amblas mengakibatkan akses kendaraan terputus. (dok UPTD Bina marga Provinsi Jawa Barat)

CIANJUR (BeritaTrans.com) - Arus lalu lintas menuju selatan Cianjur atau sebaliknya dialihkan ke jalur alternatif Sukanagara tembus Tanggeung. Pengalihan lalu lintas itu sebagai upaya penanganan cepat jalan ambles. 

Sekretaris BPBD Cianjur, Rudi Wibowo saat dihubungi, mengatakan untuk sementara jalur utama selatan Cianjur atau sebaliknya tertutup dari kendaraan roda empat selama penanganan jalan ambles di Desa Bojongpetir, Kecamatan Tanggeung, dilakukan petugas Binamarga Provinsi Jabar. 

Baca Juga:
Kecelakaan Honda CRF dengan Truk Boks di Aceh Tamiang, Pemotor Tewas

"Saat ini jalan yang ambles tertutup dari kendaraan roda empat terutama kendaraan berat seperti truk dan (Isuzu) Elf. Karena penanganan cepat akan dilakukan dinas terkait, agar jalan dapat kembali dilalui dari kedua arah," katanya, Ahad (19/6/2022).

Pihaknya mencatat landasan jalan milik provinsi itu hilang hampir 80 persen dari lebar 9 meter, sehingga kendaraan yang melintas rawan terjadi kecelakaan tunggal karena landasan jalan yang tersisa rentan kembali amblas terutama saat hujan kembali turun deras. 

Baca Juga:
Awas Macet, Ada Pengalihan Arus Lalu Lintas di Jalan Hasibuan Bekasi Hingga 15 November

Kapolsek Tanggeung, AKP Deden mengungkapkan jalur utama menuju selatan Cianjur atau sebaliknya untuk sementara dialihkan ke jalur alternatif Sukanagara-Tanggeung sebagai upaya antisipasi terjadi hal yang tidak diinginkan karena longsor susulan dapat terjadi setiap saat. 

"Hari ini dinas terkait akan melakukan pengikisan tebing di bagian atas jalan agar jalur dapat kembali dilalui kendaraan. Sementara arus kendaraan dapat melintas di jalur alternatif Sukanagara tembus Tanggeung atau sebaliknya dari Tanggeung tembus Sukanagara," ujarnya.

Baca Juga:
Rute Alternatif di Jakarta Imbas Rekayasa Lalu Lintas Adanya KTT ASEAN

Selama penanganan bencana jalan amblas, pihaknya bersama petugas gabungan akan menutup total jalur tersebut. Hanya kendaraan roda dua milik petugas atau warga sekitar yang dapat melintas ketika cuaca tidak hujan karena retakan Minggu sore kembali terjadi di landasan jalan yang tersisa. 

"Kami imbau warga yang melintas harus mengikuti arahan petugas dan tidak memaksakan diri melintas saat hujan turun atau longsor kembali terjadi di bagian bawah jalan," ucapnya.(fh/sumber:antara)