Penumpang KRL Anak-Anak Masuk Stasiun Bekasi Dimulai Jam 9.00 WIB, Orang Tua Harus Bersabar!

  • Oleh : Fahmi

Senin, 11/Jul/2022 15:10 WIB
Penumpang yang membawa anak balita menanti jadwal jam masuk Stasiun Bekasi pada pukul 9.00, Senin (11/7/2022). Penumpang yang membawa anak balita menanti jadwal jam masuk Stasiun Bekasi pada pukul 9.00, Senin (11/7/2022).

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Stasiun Bekasi membatasi jadwal penumpang anak usia anak di bawah lima tahun (Balita) untuk menggunakan KRL di jam sibuk. 

Pada Senin (11/7/2022) pagi, penumpang dengan membawa serta anak kecil terlihat ramai sedang mananti jadwal untuk dibolehkannya masuk stasiun, mereka berada di depan tangga saat pemeriksaan vaksin atau scan peduli lindungi. 

Baca Juga:
DJKA Pastikan Perawatan Eskalator Stasiun Bekasi Rampung Bulan Ini

Penumpang dengan beserta membawa balita tampak sudah menanti lama, beberapa ada yang duduk di sudut-sudut bangunan stasiun sebelum diperbolehkan masuk. 

Baca Juga:
Protes! Eskalator Mati di Stasiun Bekasi Dikasih Nisan dan Tabur Bunga oleh Pengguna KRL

"Anak kecil atau balita tunggu jam sembilan ya," ujar petugas dengan pengeras suara. 

Petugas membatasi jadwal masuk penumpang anak. Penumpang diminta bersabar menunggu jadwal di luar jam sibuk. 

Baca Juga:
KRL Jumat Pagi Padat Penumpang, Stasiun Mana yang Sepi?

Penumpang KRL di Stasiun Bekasi diperbolehkan masuk staiun pada pagi ini yaitu pada pukul 9.00 WIB. Pembatasa tersebut juga melihat suasana di dalam rangkaian tidak terlalu padat atau mulai lengang. 

Pada musim libur anak sekolah, sejumlah orang tua atau masyarakat tampak berpergian menggunakan transportasi masal dengan membawa serta anak kecil. Mereka juga merupakan penumpang musiman yang pada saat tertentu menggunakan KRL ke tujuan tertentu. 

"Ini mau ke tempat saudara dulu kami, mau main aja sudah lama enggak naik kereta jadi enggak tau kalau anak kecil belum boleh masuk," ujar penumpang kepada BeritaTrans.com dan Aksi.id, Senin (11/7/2022). 

Hingga lewat pada pukul 9.00 penumpang dengan anak tampak ramai memasuki area stasiun untuk menggunakan KRL.

Penumpang tersebut berpergian secara beramai-ramai. Dari rombongan terlihat ada sekitar lebih dari dua orang termasuk beberapa balita dan anak. 

Penumpang Meningkat 

Memasuki saat musim libur sekolah dan akan tiba libur Idul Adha, jumlah penumpang KRL pun meningkat. KAI Commuter sebagai operator KRL, mengingatkan penumpang untuk taati peraturan naik transportasi masal. 

"Seiring dengan penambahan tren pengguna, KAI Commuter saat ini mengoperasikan sebanyak 1.081 perjalanan KRL dengan sebanyak 95 Loop mulai pukul 04.00 – 24.00 WIB tiap harinya," ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba, Kamis lalu. 

Saat ini perseberan pengguna pada hari kerja terfokus pada jam-jam sibuk pagi yaitu pukul 05.30 – 07.30 WIB, dan pada jam-jam sibuk sore mulai pukul 16.00 – 18.00 WIB. KAI Commuter juga menambah perjalanan KRL Feeder Tambahan tiap hari untuk relasi Manggarai - Angke/Kampung Bandang sebanyak 27 perjalanan dan untuk relasi Manggarai – Bekasi PP sebanyak 4 perjalanan dengan headway perjalanan KRL Feeder tersebut selama 10 menit. 

Dengan memasuki masa libur sekolah, pantauan di lapangan saat ini pengguna musiman juga memanfaatkan waktu liburan dengan menggunakan KRL untuk menuju stasiun yang dekat dengan lokasi tempat wisata seperti Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Pasar Minggu dan Stasiun Bogor. 

Penumpang pun, juga diimbau untuk menaati segala aturan yang ada di stasiun maupun di dalam KRL. Begitu juga saat membawa anak-anak saat suasana ramai. 

"Kami imbau pengguna yang memanfaatkan masa libur sekolah dengan membawa anak-anak agar menggunakan KRL di luar jam-jam sibuk tersebut," sebut Anne. 

Penumpang juga diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan cermat, gunakan aplikasi KRL Access untuk mendapatkan info kepadatan di stasiun, posisi KRL yang akan dinaiki secara real time, dan jadwal perjalanan KRL. Selalu gunakan KMT, kartu uang elektonik bank atau pembayaran QR Code agar terhindar dari antrean saat membeli tiket di stasiun. 

Anak-anak minimal usia 3 tahun atau tinggi minimal 90 cm sudah diwajibkan untuk membeli tiket. 

"Pastikan anak-anak selalu dalam pengawasan orang tua atau pendamping selama dalam perjalanan," kata Anne. 

Penumpang juga diminta, untuk tidak membawa barang bawaan melebihi ketentuan dengan dimensi ukuran, yaitu 40 x 30 x 100 cm. 

KAI Commuter juga terus mengajak, untuk mendahulukan pengguna yang berkebutuhan khusus dalam penggunaan fasilitas-fasilitas pelayanan seperti lift dan eskalator.(fhm)