Mulai 17 Juli, Naik Kereta Api dari Daop 2 Bandung Wajib Ikuti Aturan Baru

  • Oleh : Fahmi

Selasa, 12/Jul/2022 17:04 WIB
Foto/dok.KAI Foto/dok.KAI

BANDUNG (BeritaTrans.com) - Guna mendukung kebijakan pemerintah di masa pandemi covid-19, mulai 17 Juli 2022 Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung bakal memberlakukan aturan syarat perjalanan kereta api terbaru. 

Penumpang kereta api jarak jauh yang belum mendapatkan vaksinasi ketiga (booster) harus menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen yang masih berlaku pada saat melakukan boarding. 

Baca Juga:
Terapkan Face Recognition, Boarding Kini Cukup Pindai Wajah

Aturan syarat naik Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) ini sesuai dengan terbitnya SE Kementerian Perhubungan Nomor 72 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19 pada 8 Juli 2022. 

"Kebijakan mengenai aturan syarat naik KA ini diharapkan dapat menekan kembali penyebaran Covid-19 di lingkungan masyarakat. Sekaligus Daop 2 Bandung mengajak calon pelanggan KA untuk melakukan vaksinasi hingga vaksin ke-3, guna mendukung program pemerintah dalam penanganan Covid-19 pada lokasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah," ujar Manager Humas Daop 2 Bandung Kuswardojo melalui keterangannya, Selasa (12/7/2022). 

Baca Juga:
Naik KA Jarak Jauh Penumpang Wajib Booster, KAI Sediakan Layanan Vaksin Gratis

Daop 2 Bandung juga akan kembali menyediakan fasilitas vaksinasi di Stasiun Bandung pada Selasa 12 Juli 2022. 

Berikut Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh dan Lokal yang berlaku mulai 17 Juli: 

Baca Juga:
Berlaku Mulai Hari Ini, Penumpang KA Wajib Booster, Ini Aturan Lengkapnya!

1. Syarat Naik KA Jarak Jauh 

a) Vaksin ketiga (booster) tidak perlu menunjukkan hasil negatif screening Covid-19. 

b) Vaksin kedua wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen 1x24 jam atau tes RT-PCR 3x24 jam. 

c) Vaksin pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR 3x24 jam. 

d) Tidak/belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah dan hasil negatif tes RT-PCR 3x24 jam. 

e) Pelanggan dengan usia 6-17 tahun wajib menunjukkan kartu/sertifikat vaksin dosis kedua tanpa menunjukkan hasil negatif screening Covid-19. Jika vaksin dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR 3x24 jam. 

f)  Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen atau RT-PCR namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan. 

2. Syarat Naik KA Lokal dan Aglomerasi 

a) Vaksin minimal dosis pertama. 

b) Tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat keterangan hasil negatif Rapid Test antigen atau RT-PCR. 

c) Tidak/belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah dan menyertakan bukti tes PCR dengan hasil negatif. 

d) Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan. 

Untuk memperlancar proses pemeriksaan, KAI telah mengintegrasikan ticketing system KAI dengan aplikasi Peduli Lindungi untuk memvalidasi data vaksinasi dan hasil tes Covid-19 pelanggan. 

Hasilnya data tersebut dapat langsung diketahui oleh KAI pada saat pemesanan tiket melalui KAI Access, web KAI, dan pada saat boarding. 

Pelanggan tetap diwajibkan menggunakan masker 3 lapis atau masker medis selama dalam perjalanan kereta api dan saat berada di stasiun. 

Pelanggan harus mengganti masker secara berkala setiap 4 jam dan membuang limbah masker di tempat yang disediakan, serta diimbau untuk tidak berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan. 

Untuk dapat naik kereta api, suhu badan pelanggan harus tidak lebih dari 37,3 derajat celsius. 

"Bagi pelanggan KA yang tidak melengkapi persyaratan akan ditolak untuk berangkat dan dipersilakan untuk membatalkan tiketnya. Kami juga memastikan seluruh pelanggan KA telah menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Tujuannya untuk tetap menjadikan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan sehat sampai di stasiun tujuan,” ucap Kuswardojo. 

Selain itu, Daop 2 Bandung juga masih menyediakan layanan Rapid Test Antigen seharga Rp35.000 di beberapa stasiun untuk membantu calon pelanggan yang akan melengkapi persyaratan. Berikut stasiun yang melayani Rapid Test Antigen dan jam operasionalnya: 

- Stasiun Bandung: pukul 07.00 - 17.00 WIB 

- Stasiun Tasikmalaya: pukul 09.30 - 17.00 WIB 

- Stasiun Kiaracondong: pukul 08.00 - 23.00 WIB 

(fh/sumber:kompas)