Penumpang Pun Bisa Bawa Sepeda Lipat Naik KRL Yogyakarta-Solo

  • Oleh : Fahmi

Rabu, 20/Jul/2022 08:45 WIB
Penumpang berjalan menuju peron yang akan berhenti KRL arah Solo Balapan, Rabu (20/7/2022) pagi. Penumpang berjalan menuju peron yang akan berhenti KRL arah Solo Balapan, Rabu (20/7/2022) pagi.

YOGYAKARTA (BeritaTrans.com) - Penumpang membawa sepeda lipat ke dalam area Stasiun Lempuyangan untuk selanjutnya naik ke rangkaian KRL Yogyakarta-Solo, Rabu (20/7/2022) pagi.

Penumpang KRL Yogyakarta-Solo tampak satu persatu mendatangi stasiun dan menunggu rangkaian di peron. 

Baca Juga:
Mengenal Transportasi KRL, Murid TK Khalifah 7 Kota Bekasi Aplikasikan Dalam Gambar

Penumpang sebelumnya juga dilakukan pemeriksaan sertifikat vaksin atau melakukan scan QR Aplikasi Peduli Lindungi saat sebelum melakukan tap tiket.

Baca Juga:
Pemotor Nabrak Kereta Api di Tambora Jakarta Gegara Serobot Palang Pintu

Pantauan BeritaTrans.com dan Aksi.id pada pukul 7.00, stasiun itu juga diramaikan oleh penumpang KA Jarak Jauh yang dijadwalkan akan berangkat. Kursi ruang tunggu tampak penuh juga di peron telah menanti penumpang KRL yang hendak berangkat.

Terlihat seorang penumpang laki-laki mendorong sebuah sepeda lipat hingga ke area peron. Tampak dia akan menaiki KRL arah Solo. 

Baca Juga:
Mantap! Murid TK Khalifah 7 Kota Bekasi Mengenal Transportasi KRL Sejak Dini

Saat KRL tiba dan akan diberangkatkan, sepeda dinaikan masuk ke dalam KRL. Hingga KRL melaju sepeda tampak ditaruhnya di dekat pintu terhindar dari penumpang lain.

Terpantau, pada pagi jam sibuk ini di dalam rangakaian yang telah berangkat dari Stasiun Tugu Yogya tampak sudah dinaiki sejumlah penumpang. Hingga di Stasiun Lempuyangan, penumpang banyak yang naik, namun penumpang dapat duduk di kursi yang tersedia. 

Penumpang dengan sejumlah barang besar juga tampak naik dari Lempuyangan, mereka ada yang membawa koper dengan berbagai ukuran. Ada pula yang hanya membawa perlengkapan kerja sehari-hari.

Dari Lempuyangan KRL telah berangkat awalnya dari Stasiun Tugu, akan ke Maguwo, Brambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari dan Solo Balapan.

Bagi masyarakat Yogyakarta dan Solo, adanya KRL ini bisa mempersingkat jarak tempuh kedua daerah. Kenyamanan dan keamanan menjadi pihan orang menggunakan moda transpotasi masal tersebut.

Adapun tarif satu kali perjalanan dengan KRL Jogja-Solo yaitu sebesar Rp 8.000. KAI Commuter juga telah memberikan kemudahan untuk proses pembayaran.

Calon penumpang yang ingin menggunakan jasa KRL Jogja-Solo bisa melakukan transaksi melalui Kartu Multi Trip (KMT) maupun kartu uang elektronik seperti Flazz BCA, E-money Mandiri hingga BRIZZI.

Untuk operasional KRL Yogyakarta – Solo juga tetap beroperasi dengan 20 perjalanan KRL per hari pada hari kerja mulai pukul 05.05 – 18.30 WIB. sedangkan untuk hari libur atau hari Sabtu dan minggu beroperasi sebanyak 24 perjalanan mulai pukul 05.05 – 20.17 WIB.

Operasional KRL saat ini mengacu sesuai Surat Edaran (SE) Kemenhub Nomor 72 tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19.

KRL Yogyakarta – Solo sesuai dengan SE No.72 ini diperkenankan melayani pengguna hingga 80% dari kapasitas, dengan tempat duduk dapat terisi penuh.(fahmi)