Ada Oknum Masyarakat Corat-Coret Fasilitas Stasiun Manggarai, DJKA: Ayo Jaga Bersama

  • Oleh : Naomy

Senin, 25/Jul/2022 18:15 WIB
Suasana di Stasiun Manggarai (omy) Suasana di Stasiun Manggarai (omy)

 

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan menyesali tindakan vandalisme yang dilakukan di Stasiun Manggarai oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Baca Juga:
Operasi KRL Berubah Khusus Rabu Malam 28 September, Banyak Perjalanan Dibatalkan, Ini Jadwal Terbarunya!

Aksi vandalisme yang dilakukan dengan mencoret-coret dinding dan mengotori papan penunjuk arah di stasiun ini, disinyalir dilakukan oleh sekelompok masyarakat, Ahad (24/7/2022) malam.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten Rode Paulus menyebut tim di lapangan langsung mengambil tindakan untuk membenahi fasilitas publik yang terdampak aksi vandalisme. 

Baca Juga:
KAI Ajak Masyarakat Kenali Bengkel Kereta Api Balai Yasa Manggarai

“Kami berterimakasih kepada tim dari PT KCI dan Kelurahan Manggarai yang sudah merapikan kembali coretan pada dinding maupun papan penunjuk arah sehingga hari ini tampilan stasiun sudah dapat kembali seperti sedia kala,” urai Rode, Senin (25/7/2022).

Dia menyayangkan tindakan oknum yang melakukan aksi vandalisme di Stasiun Manggarai, dan berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di stasiun ini maupun stasiun lainnya. 

Baca Juga:
DJKA Tawarkan Investasi Bisnis Kereta Api ke Negara Tetangga dan Swasta untuk Bangun Rel 2024

"Stasiun Manggarai adalah fasilitas publik yang dibangun dengan uang rakyat, oleh sebab itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama merawat dan menjaga stasiun milik kita bersama ini,” lanjutnya.

Senada dengan Rode, Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati berharap agar aksi vandalisme dapat ditindaklanjuti sehingga menimbulkan efek jera.

“Stasiun Manggarai merupakan salah satu fasilitas publik yang seharusnya dipelihara dan dijaga bersama, sehingga pelaku vandalisme yang merusak fasilitas publik dapat diancam hukuman pidana,” tegas Adita.

Dia menyebut, Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menindaklanjuti peristiwa ini dan memastikan tidak akan menoleransi aksi-aksi vandalisme pada stasiun maupun fasilitas publik lainnya. 

“Kami telah meminta PT KCI selaku operator untuk lebih meningkatkan pengawasan dan menindak tegas setiap aksi yang merugikan atau merusak fasilitas publik tersebut,” pungkasnya. (omy)