Hore, KSOP Kotabaru-Batulicin Punya Kantor Baru

  • Oleh : Naomy

Rabu, 03/Agu/2022 12:07 WIB
Peresmian kantor KSOP Kotabaru-Batulicin- Peresmian kantor KSOP Kotabaru-Batulicin-


BATULICIN (BeritaTrans.com) - Hore, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kotabaru-Batulicin  mulai 3 Agustus 2022 resmi menempati Kantor Baru. 

Gedung Kantor baru KSOP Kotabaru-Batulicin yang beralamat di Jl Raya Batulicin No. KM. 04 Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan diresmikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha Tjahjagama, Rabu (3/8/2022).

Baca Juga:
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kemenhub Terbitkan Maklumat Pelayaran dan Canangkan Kampanye Kespel

Peresmian Kantor KSOP Kotabaru-Batulicin ditandai dengan penandatanganan Batu Prasasti Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha.

Disaksikan Bupati Tanah Bumbu H.M. Zairullah Azhar, Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, H. Supiansyah, Bupati Kotabaru yang diwakili Kadishub Kotabaru.

Baca Juga:
Ditjen Hubla Mulai Terapkan E-Blanko PNBP 1 September

Hadir juga para Pejabat Pimpinan Daerah di Wilayah Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kota Baru, Para Pimpinan TNI/Polri di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kota Baru serta Para Kepala UPT di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut di Provinsi Kalimantan Selatan.

Arif mengatakan, Kantor KSOP Kotabaru-Batulicin merupakan  Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktoral Jenderal Perhubungan Laut yang berada di antara dua Kabupaten yaitu Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Baca Juga:
Kemenhub Beri Hak Konsesi Penyediaan dan Pelayanan Jasa Kepelabuhanan Kepada 2 BUP di Wilayah Kalimantan Tengah

Di mana kedua kabupaten tersebut merupakan Kabupaten yang akan menjadi penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. 

'Dengan menempati Gedung Kantor Baru ini diharapkan KSOP Kotabaru – Batulicin dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada seluruh pengguna jasa transportasi laut,  sehingga tercipta keselamatan pelayaran dengan aman dan nyaman," kata Arif.

Arif juga mengatakan bahwa Kementerian Perhubungan  melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, baik melalui pembangunan infrastruktur seperti gedung perkantoran maupun fasilitas pelabuhan guna menjamin keselamatan pelayaran sebagai tugas pokok.

Terkait dengan hal ini, kata Arif maka Kantor KSOP Kotabaru-Batulicin sebagai bagian dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah berhasil menyelesaikan pembangunan gedung kantor baru, sehingga di hadapan kita semua saat ini telah berdiri Kantor baru yang besar, indah dipandang dan tentu saja lebih nyaman. 

"Dengan adanya suasana baru pada Gedung kantor ini, tentunya akan menambah semangat dan kinerja para pegawai Kantor KSOP Kotabaru-Batulicin karena para pegawai dapat bekerja lebih optimal dan profesional, dengan tetap menjunjung tinggi integritas, melaksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku," kata Arif.

Dia mengatakan,  meningkatkan kinerja dan pengabdian kepada masyarakat khususnya masyarakat di bidang pelayaran merupakan tugas pokok dan fungsi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Seperti diketahui  Transportasi laut menjadi andalan utama masyarakat dalam pergerakan ekonomi, membuka konektivitas, serta memperlancar arus distribusi barang dan orang. 

Untuk itu, Arif meminta agar jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bersama dengan  UPT di seluruh Indonesia harus terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, guna mendukung terciptanya keselamatan dan keamanan pelayaran bagi masyarakat pengguna jasa transportasi laut.

“Keselamatan dan keamanan pelayaran harus tetap dijaga agar terus berjalan dengan baik, aman, lancar dan selamat dengan biaya yang terjangkau” ujar Arif. 

Selanjutnya Bupati Tanah Bumbu Zairullah menyampaikan, Kabupaten Tanah Bumbu sebagai salah satu Kabupaten di Kalsel, memiliki potensi sumber daya kemaritiman yang cukup besar, di mana salah satu adalah  bidang kepelabuhanan sebagai pintu gerbang keluar masuknya kapal. 

"Beberapa potensi tersebut diantaranya adalah Pelabuhan Speed Boat Simpang Empat yang digunakan untuk penyeberangan penumpang antar Kabupaten Tujuan Batulicin ke Kotabaru, dan Pelabuhan Ferry menghubungkan kabupaten Tanah Bumbu dengan Kabupaten Kotabaru, dan tujuan ke Sulawesi Selatan" kata Zairullah.

Selain itu, lanjutnya juga ada Pelabuhan Samudera, pelabuhan penyebrangan yang menghubungkan antarprovinsi, melayani penumpang  tujuan Sulawesi, Jawa dan daerah lainnya di Timur Indonesia, Serta Pelabuhan khusus Batu Bara.

Oleh karena itu, pihaknya sangat mendukung dan berterima kasih atas  peresmian Gedung Kantor KSOP Kotabaru-Batulicin, karena akan mendukung  transportasi laut menjadi faktor terbesar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dan geliat pertumbuhan ekonomi daerah, yang pada akhirnya akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu.

"Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Dirjen Hubla dan KSOP Kotabaru- Batulicin atas kerja kerasnya dalam tingkatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Kalimantan Selatan," katanya.

Kepala KSOP Kotabaru-Batulicin Agus Sularto dalam laporannya mengatakan, pembangunan Gedung Kantor Baru KSOP Kotabaru-Batulicin di bangun sejak tahun 2021 menggunakan anggaran APBN sebesar Rp13.79 milliar. 

“Gedung Kantor Baru KSOP Kotabaru-Batulicin ini merupakan gedung berlantai tiga dan menempati area tanah seluas 1.600 M2 dan akan digunakan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut khususnya di wilayah Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Batulicin Kalsel,” kata Agus.

Pada kesempatan ini, dia juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap peran serta seluruh instansi dan masyarakat Kabupaten Kotabaru dan Batulicin dalam mendukung terwujudnya keselamatan dan keamanan pelayaran serta perlindungan lingkungan maritim di wilayah perairan Propinsi Kalsel.

Sebagai informasi, selain acara peresmikan gedung kantor baru KSOP Kotabaru-Batulicin, pada kesempatan tersebut Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha juga berkesempatan membagikan Life jacket secara gratis kepada para nelayan dan operator speed kapal secara simbolis.

Pembagian life jacket ini juga sebagai salah satu  upaya dalam mendukung terwujudnya keselamatan dan keamanan pelayaran khususnya bagi para penumpang. (omy)