Mantap, Awak Kapal Patroli KPLP Dibekali Keterampilan Menembak

  • Oleh : Naomy

Jum'at, 05/Agu/2022 08:16 WIB
Awak kapal patroli saat Bimtek Menembak Awak kapal patroli saat Bimtek Menembak

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Mantap, awak kapal patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Kapal (KPLP) dibekali latihan menembak.  

Ya, Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kembali mengadakan pelatihan menembak. Tujuannya adalah untuk menambah kekuatan awak kapal patroli saat tengah bertugas di lapangan dalam rangka pengawasan keselamatan dan keamanan pelayaran.

Baca Juga:
Kemenhub Perkuat Personel SAR di Perairan dan Pelabuhan

Direktur KPLP, Capt Weku Frederik Karuntu mengatakan, Bimbingan Teknis (Bimtek) Keterampilan Menembak, adalah keterampilan yang sangat diperlukan oleh Awak Kapal Negara Patroli KPLP, karena memerlukan proses energi seseorang, untuk menentukan tindakan dengan tingkat emosional yang stabil.

"Diharapkan kepada para Awak Kapal Patroli untuk dapat mengikuti dengan sebaik-baiknya Bimtek keterampilan menembak dengan serius sebagaimana untuk menambah wawasan dan menjadikan  pedoman dalam melaksanakan tugas dilapangan untuk pengendalian diri dan selalu waspada dalam bertindak. Disamping itu pula, dapat menambah pengetahuan tentang tatacara merawat dan menyimpan Senjata Api," bebernya, Jumat (5/8/2022).

Baca Juga:
Bantuan Angkutan Kapal Perintis dalam Sidang Sinode Papua, Kemenhub Diapresiasi Mensos

Para peserta mendapat pengarahan materi dan praktik lapangan dari para Instruktur dari Pusat Pendidikan Polisi Air dan Udara, Pondok Dayung, Tanjung Priok.

"Besar harapan saya, dengan adanya kegiatan Keterampilan Menembak ini, Awak Kapal Patroli KPLP menjadi lebih percaya diri dalam melaksanakan tugas di lapangan, yaitu melakukan pengawasan keamanan pada alur Pelayaran," ujarnya.

Baca Juga:
Kemenhub Gelar Workshop ISPS Code di Semarang

Bimtek ini juga menjadi suatu proses pembaharuan untuk membangun mental kejuangan, optimis, motivasi dan integritas yang baik, menjaga sikap dan perilaku, berkedisiplinan yang tinggi, profesional dalam menentukan  suatu tindakan, tidak emosional, selalu diskusi dan berkoordinasi, bertanggungjawab, menjaga harkat dan martabat, loyal terhadap tugas yang diemban. 

Dengan demikian tentunya akan mampu menghadapi segala macam tantangan dalam pelaksanaan tugas.

Terutama menghadapi tekanan-tekanan yang dapat mengancam keselamatan jiwa manusia di dunia pelayaran.

"Dengan keterampilan menembak, Awak Kapal Negara Patroli KPLP akan mampu melaksanakan tugas dengan baik untuk melakukan pengawasan keselamatan dan keamanan pelayaran," ulasnya.

Kasubdit Patroli dan Pengamanan KPLP, Capt. Ramadhan H. Harahap mengungkapkan, peserta Bimtek Keterampilan Menembak kali ini merupakan Angkatan III, terdiri dari Awak Kapal Negara Patroli pada Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, berjumlah 40 orang peserta. 

"Metode Pelaksanaan Bimtek Keterampilan Menembak adalah tiha hari, yaitu pengenalan senjata api; praktik di lapangan; dan hari terakhir praktik  dan pengambilan nilai di lapangan," ungkapnya.

Sejak dimulai sampai dengan berakhirnya pelaksanaan Bimtek Keterampilan Menembak Angkatan III, telah dilakukan pemantauan penilaian terhadap peserta oleh Panitia Penyelenggara. 

"Namun ada Tim Pengambil nilai yang khusus, yaitu dari Instruktur Menembak, Pusat Pendidikan Polairud, di Lapangan Tembak Pondok Dayung," katanya. 

Peserta Bimtek Keterampilan Menembak diberikan sertifikat apabila memenuhi kriteria penilaian yang baik.

Berdasarkan hasil penilaian aspek, sikap dan perilaku yang meliputi disiplin, penguasaan materi dan teknik-teknik menembak, maka seluruh peserta Bimtek Keterampilan Menembak Angkatan III, dinyatakan Lulus, dan berhak memeroleh Sertifikat Partisipasi yang diterbitkan oleh Pusat Pendidikan Polairud, Tanjung Priok, untuk 40 orang.

"Saya berharap, peserta Bimtek Keterampilan Menembak Angkatan III, menjadi personel KPLP yang tetap siap dan siaga, berjiwa korsa, terampil dan cekatan, berani bertindak dalam menjalankan tugas, pada unit kesatuannya masing-masing," tutupnya. (omy)