Ramai Penumpang, Naik KRL Stasiun Bekasi di Jam Sibuk Harus Antre Dulu Ya

  • Oleh : Fahmi

Senin, 15/Agu/2022 07:20 WIB
Petugas Stasiun Bekasi memberlakukan antrean bagi penumpang yang hendak naik KRL pada pagi jam sibuk, Senin (15/8/2022). Petugas Stasiun Bekasi memberlakukan antrean bagi penumpang yang hendak naik KRL pada pagi jam sibuk, Senin (15/8/2022).

BEKASI (BeritaTrans.com) - Penumpang KRL Commuterline mengantre saat memasuki Stasiun Bekasi, saat jam sibuk. Hal itu terlihat pada Senin (15/8/2022) pagi.

Penumpang pada pagi ini tempak ramai dan yang hendak masuk naik KRL Commuterline. Sebelumnya penumpang juga diwajibkan untuk melakukan scan QR Aplikasi Peduli lindungi atau menunjukan sertivikat vaksin saat masuk stasiun.

Baca Juga:
Antrean Penumpang KRL Senin Pagi Kondusif, Stasiun Ramai di Jam Ini

Pantauan BeritaTrans.com dan Aksi.id penyekatan terjadi beberapa kali saat di peron dirasa penuh. Hingga saat antrean dibuka, penumpang yang padat langsung memasuki area tap tiket dan peron. Penumpang turun di stasiun itu juga ramai terlihat akan meninggalkan area stasiun.

Terlihat mulai pukul 6.00, penumpang terlihat masuk hendak menggunakan KRL merupakan penumpang harian atau langganan yang biasa memulai aktivitas dengan angkutan masal, begitu juga penumpang keluar.

Baca Juga:
Ini Stasiun Transit yang Wajib Diketahui Penumpang KRL Jabodetabek Biar Enggak Salah Naik

Alur masuk penumpang tidak henti-hentinya terus mengisi jalur masuk di stasiun tersebut. Pada pagi ini antrean diberlakukan sesekali. Petugas terlihat tetap berjaga untuk melakukan beberapa tahap penyekatan, mulai dari bawah sebelum memasuki gedung baru hingga sampai gate tiket.

Terlihat pada saat hendak melakukan tap tiket, petugas melakukan penyekatan, namun jumlah penumpang tampak masih sedikit yang mengantre dan penyekatan pun dibuka oleh petugas.

Baca Juga:
Penumpang KRL pada September Meningkat 15 % Dibanding Agustus

Karena ditambahkannya kapasitas penumpang Commuterline KRL, membuat antrean minim. Penumpang pun dapat merasakan masuk ke peron dengan cepat.

Ketersediaan KRL saat ini di Stasiun Bekasi terus ada tanpa jeda yang lama. KRL ada yang telah memulai perjalanan dari arah Cikarang maupun arah Stasiun Transit Manggarai.

Penumpang yang mengantre tampak terdiri dari tua, muda hingga anak-anak. Sejumlah penumpang prioritas tampak diberikan langsung jalan tanpa penyekatan.

Di Stasiun Bekasi petugas melakukan penyekatan dengan tali atau rantai. Penyekatan di lakukan petugas pada beberapa titik untuk menghindari penumpukan di dalam KRL. Namun, saat kapasitas di dalam rangkaian sudah ditingkatkan, kini penyekatan menjadi dikurangi.

Diinformasikan, data jumlah penumpang sepanjang bulan Agustus ini, tercatat total rata-rata pengguna KRL Jabodetabek pada hari Senin sebesar 687.939 orang. Data tersebut lebih tinggi 33% dibanding rata-rata total pengguna pada hari libur akhir pekan yaitu sebesar 515.367 orang. 

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba menyatakan, pergerakan penumpang KRL pada hari kerja masih terfokus pada jam-jam sibuk pagi yaitu pukul 05.30 – 07.30 WIB, dan pada jam-jam sibuk sore mulai pukul 16.00 – 18.00 WIB. 

Saat ini KAI Commuter tetap mengoperasikan perjalanan KRL sebanyak 1.081 tiap harinya mulai pukul 04.00 WIB – 24.00 WIB dengan sebanyak 95 rangkaian.

Syarat Naik KA Lokal dan Aglomerasi

a) Vaksin minimal dosis pertama tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen atau RT-PCR
b) Tidak/belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah 
c) Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan. 

Petugas juga akan mengatur pergerakan pengguna anak-anak yang akan menggunakan KRL, selama tidak terlalu padat petugas akan mengizinkan untuk naik KRL. Khusus untuk pengguna KRL yang membawa anak-anak khususnya balita, kami imbau untuk menghindari kepadatan saat hendak menggunakan KRL.

Sementara itu, pelayanan KRL Jabodetabek sesuai dengan SE No.72 ini diperkenankan melayani pengguna hingga 80% dari kapasitas, dengan tempat duduk dapat terisi penuh. 

Petugas juga akan selalu melakukan pengendalian jumlah pengguna KRL yang dapat masuk ke kereta dengan melakukan penyekatan pengguna terutama di jam-jam sibuk. (Fahmi)