Kemenhub-JICA Siapkan Diskusi Pengembangan Sistem Kelola Pelabuhan Patimban

  • Oleh : Naomy

Senin, 15/Agu/2022 18:39 WIB
Dirjen Arif dan Perwakilan JICA Dirjen Arif dan Perwakilan JICA

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Arif Toha bersama Chief Representative Japan International Cooperation Agency (JICA) Indonesia Office Mr. Yasui Takehiro menandatangani Record of Discussion on the Japanese Technical Cooperation for the Project for Capacity Development on Port Management Organization in Indonesia atau Catatan Diskusi tentang Kerja sama Teknis Jepang untuk Proyek Pengembangan Sistem Pengelolaan Pelabuhan di Indonesia di Jakarta Senin (16/8/2022).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Minutes of Meeting on the Detailed Planning Survey for the Project for Capacity Development on Port Management Organization in Indonesia pada 2 Juni 2022.  

Baca Juga:
Kapal Tol Laut Angkut Minyak Goreng Murah dari Surabaya ke Morotai

Dirjen Arif mengungkapkan, dalam kerja sama ini kedua belah pihak sepakat bahwa KSOP Patimban ditunjuk sebagai rekanan JICA pada proyek ini dan akan bertanggungjawab memastikan proyek kerja sama dapat berjalan dengan lancar dengan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya.

Adapun proyek ini dilaksanakan dalam kerangka Colombo Plan Technical Cooperation Scheme antara Pemerintah Jepang dan Pemerintah Indonesia dan merupakan salah satu dari kegiatan yang didanai melalui Hibah Pemerintah Jepang Tahun Anggaran 2022.

Baca Juga:
Peringati Hari Menara Suar dan Maritim Nasional, Kemenhub Komit Menghubungkan Indonesia demi Ekonomi Berdaya

“Saya senang sekali karena dapat bertemu kembali dengan JICA untuk melaksanakan langkah kerjasama selanjutnya melalui penandatanganan Record of Discussion ini,” kata Dirjen Arif.

Dia meyakini, dokumen Record of Discussion ini telah dibahas secara menyeluruh antara Ditjen Perhubungan Laut dengan JICA dan telah mengakomodir masukan kedua belah pihak. 

Baca Juga:
Konsesi Pengelolaan Alur Pelayaran Ambang Sungai Barito Selama 20 Tahun Sah Dimulai

Selanjutnya, setelah penandatanganan ini akan ada penugasan Tim Riset yang dimulai pada Desember 2022. 

Pihaknya menyampaikan apresiasi atas partisipasi dan kerjasama seluruh pihak yang terlibat dan berharap proyek ini dapat berjalan dengan baik dan lancar sehingga dapat menjadikan Pelabuhan Patimban sebagai percontohan dalam hal sistem manajemen kepelabuhanan dan pemeliharaan fasilitas pelabuhan di Indonesia.

“Terima kasih kepada Pemerintah Jepang melalui JICA atas komitmennya dalam memberikan dukungan teknis dan pendampingan kepada KSOP Patimban selama periode kerjasama dalam tiga tahun ke depan,” pungkasnya. (omy)