PIP Makassar Hadirkan Panrita English Village, Ajang Asah Kemampuan Bahasa Asing

  • Oleh : Naomy

Selasa, 30/Agu/2022 07:05 WIB
Taruni Sekolah BPSDMP Taruni Sekolah BPSDMP

JAKARTA (BeritaTrans.com) –   Tantangan dalam menghadapi dunia global saat ini antara lain adalah kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris yang baik.

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) melalui Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar mendirikan “Panrita English Village” yakni sebuah program pendidikan Bahasa Inggris intensif yang dilaksanakan selama dua minggu dengan beberapa pilihan program yang ditawarkan.

Baca Juga:
Menhub Ingatkan Pentingnya Pelaut Berjiwa Kompetitif di Wisuda 1.227 Perwira Kapal Niaga Poltekpel Banten

Antara lain Bahasa Inggris untuk tujuan tertentu dalam hal ini Bahasa Inggris Maritim seperti kelas speaking untuk pelaut, pelatihan untuk Marlin Test, serta Bahasa Inggris untuk masyarakat umum untuk seperti kelas speaking, kelas TOEFL, dan kelas TOEIC.

Dalam beberapa kesempatan, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Djoko Sasono menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong seluruh Perguruan Tinggi di lingkungan BPSDMP untuk terus meningkatkan kompetensi dan daya saing di dunia internasional melalui pendidikan dan pelatihan.

Baca Juga:
Siapkan Pengemudi Angkutan Umum Andal, BPSDM Kemenhub Kerja Sama dengan Dishub DKI Jakarta

“Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing khususnya Bahasa Inggris adalah melalui program Panrita English Village ini," jelasnya, Senin (29/8/2022).

Panrita English Village dirancang dalam waktu yang cukup lama, dan nama “Panrita” dipilih karena mengandung makna yang dalam yakni seseorang yang memiliki kemampuan tertentu, orang yang ahli, jiwa yang tangguh dan kuat yang dapat bermanfaat bagi orang lain.

Baca Juga:
Ayo Segera Daftar, BP3IP Jakarta Buka 6 Jurusan Diklat Kemaritiman

“Adanya program khusus bahasa Inggris maritim dalam program Panrita English Village ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi berbahasa asing para Taruna sehingga nantinya mereka akan menjadi SDM transportasi yang CENTIL (Cekatan, Energik, Nyali, Tangguh, Inovasi, dan Lentur) serta lebih siap menghadapi dunia kerja internasional," urainya.

Pada kesempatan terpisah, Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan, Capt. A. Arif Priadi menyampaikan bahwa Perguruan Tingi di lingkungan BPSDMP harus mampu menghadapi berbagai tantangan di tengah disrupsi teknologi serta menciptakan SDM transportasi yang ber-PRESTASI (Profesional, Etika, Standar Global, Integritas).

Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Laut (PPSDMPL), Amiruddin menyampaikan bahwa program yang ditawarkan pada Panrita English Village sangat menarik dan mendukung tujuan kampus PIP Makassar menjadi kampus internasional.

“Melalui berbagai metode yang diterapkan Panrita English Village seperti English Camp, learning by experience, grouping class, rolling mentor, dan lain sebagainya ini akan mampu mewujudkan PIP Makassar sebagai kampus internasional," katanya.

Sementara Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar, Capt. Sukirno, menambahkan tentang metode yang akan diterapkan untuk “Panrita English Village” ini seperti English Camp, learning by experience atau belajar Bahasa Inggris melalui praktik langsung (pembelajaran pendekatan komunikatif), belajar secara bersama (berpasangan), dan semoga secepatnya di tempat ini kita akan membuat gedung (cottage) untuk kelas bahasa Inggris umum. 

“Kami juga membuka peluang jika ada ide lain tentang metode yang akan kami gunakan, jangan ragu untuk mengungkapkan ide tersebut kepada kami," ucapnya. (omy)