Mantap, Baru 10 Hari Bandara Halim Operasional Komersial Kembali, Pelayanan Penerbangan Meningkat

  • Oleh : Naomy

Sabtu, 10/Sep/2022 17:39 WIB
Presdir Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin saat mendampingi Menhub di Bandara Halim Presdir Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin saat mendampingi Menhub di Bandara Halim

 

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Mantap,  Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau Bandara Halim Perdanakusuma.

Baca Juga:
Bandara Soekarno-Hatta Pamerkan Produk Puluhan UMKM Babel, Ada Lada dan Sedotan yang Mendunia

Menhub meninjau hasil dari revitalisasi yang telah dilakukan di bandara tersebut, didampingi oleh Plt. Dirjen Perhubungan Udara Nur Isnin Istianto, Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Bambang Gunarto dan President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Sabtu (10/9/2022).

Di dalam kesempatan ini, Menhub memberi masukan terkait alur penumpang di terminal supaya kelancaran terus terjaga khususnya saat penumpang pesawat memasuki pintu masuk terminal untuk menuju area check-in.

Baca Juga:
Bandara Soetta Bakal Diramaikan Kehadiran UMKM Mitra Binaan Angkasa Pura II Selama 2023

Menhub juga meminta agar seluruh fasilitas selalu siap sejalan dengan sudah dibukanya kembali bandara untuk komersial setelah sempat ditutup beberapa waktu untuk revitalisasi.

Revitalisasi oleh Kemenhub dilakukan di sisi darat (land side) dan sisi udara (air side).

Baca Juga:
Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta ada Mal UMKM dari Berbagai Provinsi Loh!

"Kita lakukan revitalisasi runway yang tadinya ada masalah karena umur, di mana saat ini sudah terselesaikan. Dengan panjang runway 3.000 meter, semua jenis pesawat hingga Boeing 747 dan 777 bisa mendarat ke Halim," tutur Menhub.

Sejalan dengan tuntasnya revitalisasi, pelayanan di Bandara Halim kepada penumpang pesawat mengalami  peningkatan.

President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, revitalisasi menghadirkan fasilitas-fasilitas baru di sisi udara (air side) dan sisi darat (land side) yang berdampak positif terhadap pelayanan dan operasional penerbangan. 

“Setelah direvitalisasi, Bandara Halim dibuka kembali untuk penerbangan komersial sejak 1 September 2022. Evaluasi AP II selaku operator bandara, setelah 10 hari dibuka untuk penerbangan komersial yakni 1-10 September, bahwa revitalisasi yang dilakukan Kemenhub di sisi darat dan sisi udara meningkatkan standar layanan dan operasional penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma,” beber Awaluddin. 

Dia menuturkan, alur penumpang atau passenger flow saat di bandara jauh lebih baik karena adanya penambahan fasilitas seperti contohnya di area kedatangan. 

“Setelah revitalisasi, area kedatangan penumpang memiliki luas sekitar 1.200 meter persegi atau lebih luas sekitar 30% dibandingkan sebelum dilakukan revitalisasi. Perluasan area diikuti penambahan conveyor belt dari sebelumnya dua menjadi tiga unit.

“Penambahan fasilitas conveyor belt ini berdampak pada peningkatan pelayanan, misalnya penumpang dapat semakin cepat mengambil bagasi. Lebih dari itu penambahan conveyor belt ini juga bisa mendukung kelancaran operasional penerbangan dan membuat maskapai dapat memenuhi target ketepatan waktu atau on-time performance (OTP),” ujar Awaluddin. 

Operasional penerbangan di Bandara Halim juga didukung revitalisasi runway serta sistem drainase yang lebih baik. 

Tuntasnya revitalisasi di sisi udara dan sisi darat yang membuat Bandara Halim mampu meningkatkan standar layanan dan operasional ini menjadi daya tarik bagi maskapai. 

Pada 1-10 September 2022, jumlah penerbangan (take off dan landing) di Bandara Halim Perdanakusuma secara kumulatif tercatat 214 penerbangan dengan pergerakan penumpang mencapai 17.254 penumpang.

"Seluruh personel AP II dan stakeholder mampu menjalankan tugas dengan baik melayani penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma," ungkapnya.

Maskapai niaga berjadwal yang melayani penerbangan di Bandara Halim saat ini antara lain Citilink dan Batik Air. (omy)