Motor Listrik Niaga Honda, Sekali Ngecas Bisa Tempuh 87 Kilometer

  • Oleh : Redaksi

Rabu, 21/Sep/2022 18:10 WIB
Motor listrik Honda Foto: dok. Honda Motor listrik Honda Foto: dok. Honda

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Honda telah mengumumkan strategi menuju target netralitas karbon secara global dengan menyiapkan puluhan sepeda motor listrik sampai tahun 2025.

Ternyata, tidak hanya untuk peruntukkan penggunaan pribadi, pabrikan asal Hamamatsu, Jepang itu juga telah menyiapkan sepeda motor listrik untuk kebutuhan bisnis.

Baca Juga:
Kemenhub Gelar Electric Vehicle Funday, Sosialisasikan Keuntungan Kendaraan Listrik

Honda menyadari, ketika bisnis juga mulai memperhatikan aspek lingkungan, tentunya dibutuhkan kendaraan yang ramah lingkungan agar tetap dapat menunjang transportasi perniagaan.

“Salah satu isu utama sepeda motor listrik yaitu waktu pengisian daya listriknya. Solusinya adalah dengan standarisasi sistem baterai swap,” ujar Managing Officer Honda Motor Co., Ltd., Yoshishige Nomura disitat dari akun Youtube Honda Global.

Baca Juga:
Sunmori Motor Listrik, Menhub Budi Karya Kenalkan Kendaraan Hemat Energi

Sistem baterai swap dinilai lebih cocok untuk menjawab tantangan tersebut agar dapat memperluas penggunaan sepeda motor listrik. Hal ini coba dibuktikan melalui produk sepeda motor listrik niaga yang telah disiapkan Honda melalui seri e:Business Bike.

“Ini juga akan lebih cocok untuk kebutuhan bisnis jasa pengantaran atau kurir, karena bisnis semacam ini biasanya mencakup area terbatas atau jarak yang tidak terlalu jauh dimana di sekitar area cakupan tersebut bisa diinstal stasiun penukaran baterai,” imbuh Nomura.

Baca Juga:
Menhub Budi hingga Andre Taulani Sunmori Motor Listrik di Jakarta

Ada tiga produk yang ditawarkan yakni Benly e:, Gyro e:, dan Gyro Canopy e:, sekilas ketiganya serupa, yang membedakannya adalah konfigurasi yang disesuaikan untuk kebutuhan penggunaan.

Model sepeda motor listrik niaga tersebut juga sejatinya sudah digunakan di Jepang dan mulai digunakan di Vietnam untuk kebutuhan pengantaran pos. Sementara di Thailand, selain untuk kebutuhan yang sama, model tersebut juga rencananya akan diproduksi secara lokal.

Honda e:Business Bike diawali dari Benly e: sebagai produk pertamanya yang pertama kali bersolek di Tokyo Motor Show 2019 dan memulai penjualannya di Jepang pada April 2020.

Motor listrik niaga ini menawarkan utilitas tinggi yang dikemas dalam bodi kompak yang dapat digunakan untuk berbagai jenis keperluan pengantaran di Jepang.

Motor listrik niaga Honda Benly e: dan Gyro e: Foto: Honda

Benly e: sendiri terbagi menjadi dua varian yakni Benly e: I dan I Pro yang memiliki motor listrik berkekuatan 2,8 kW atau setara 3,7 dk dan torsi 12 Nm dan dapat melaju dengan kecepatan 30 km/jam serta daya jelajah sejauh 87 kilometer.

Sementara varian II dan II Pro, menggendong motor listrik 4,2 kW yang setara 5,6 dk dan torsi 15 Nm, konfigurasi tersebut mampu membawa sepeda motor listrik itu sejauh 43 kilometer dengan kecepatan 60 km/jam.
(Fh/sumber:kumparan)