Lion Air Segera Terbang Bandara Kertajati-Arab Saudi, Akomodir Jamaah Umroh 4 Kali Sepekan

  • Oleh : Fahmi

Selasa, 04/Okt/2022 16:59 WIB
Foto:Istimewa Foto:Istimewa

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Lion Air akan segera membuka kembali rute internasional khusus penerbangan kebutuhan ibadah umroh dengan kedatangan dan keberangkatan dari Bandara Internasional Kertajati, Jawa Barat (KJT).

Penerbangan di Bandara Kertajati akan menghubungkan ke Madinah melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz-Madinah (MED) dan Jeddah melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz (JED).

Baca Juga:
Kertajati Aerocity Majalengka Jadi Kota Bandara Pertama di Indonesia

"Penerbangan rencana dijadwalkan empat kali seminggu menggunakan pesawat generasi modern Boeing 737 dan Airbus 330," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, Selasa (4/10/2022).

Lion Air mempersiapkan rencana penerbangan secara langsung (tanpa transit) dan transit menuju Arab Saudi dengan frekuensi terbang empat kali dalam sepekan. 

Baca Juga:
Tol Cisumdawu Bakal Rampung, Bandara Kertajati Majalengka Kembali Layani Penerbangan Komersial

Dalam mengakomodir kebutuhan pasar dan memberikan rasa terbang nyaman, layanan umroh melalui Bandara Kertajati dipersiapkan tiga pesawat berbadan lebar (wide body) dan berbadan sedang (narrow body). Adapun pesawat itu ialah Boeing 737 (180 – 215 kursi kelas ekonomi), Airbus 330-300CEO letak kursi lorong ganda (double aisle) terdiri dari 18 kelas bisnis dan 374 kelas ekonomi dan Airbus 330-900NEO (440 kursi kelas ekonomi).

"Jenis pesawat yang dipersiapkan rata-rata berusia muda, kategori generasi modern dan canggih yang dikirim langsung dari pabrikan pesawat," ujar Danang.

Baca Juga:
Menhub Ungkap India dan Arab Saudi Berminat Beli Saham Bandara Kertajati

Ketiga tipe pesawat tersebut sudah mampu beroperasi di Bandaa Kertajati. Pesawat juga mampu melayani rute yang membutuhkan waktu tempuh berdurasi lebih dari 10 jam, sehingga sangat tepat mendukung penerbangan ibadah umroh.

Dijelaskan pula, pesawat didesain memiliki lorong ganda (double aisle) yang nyaman, kabin paling senyap di kelasnya, menambah fitur utama dari kabin airspace dan sky interior, desain baru kompartemen bagasi kabin (overhead bin) yang memungkinkan lebih mudah mengatur dan menyimpan barang bawaan di kabin.

Lion Air akan menawarkan layanan “Premium Service” dan “Economy Plus” pada penerbangan jarak jauh (long haul) dengan memfasilitasi para tamu (jamaah umroh) mencakup gratis bagasi, makanan di dalam pesawat (inflight meals). Premium Service tersedia dalam kelas bisnis dan ekonomi, hiburan selama perjalanan (inflight entertainment), musik religi, audio video pada setiap kursi.

Lion Air mengucapkan terima kasih atas dukungan serta koordinasi dari regulator, pengelola BIJB Kertajati – PT Angkasa Pura II, pengelola bandar udara di Jeddah dan Madinah, pengatur lalu lintas udara, mitra perjalanan (tour and travel) pihak terkait dalam mempersiapkan dan mendukung kelancaran jamaah umroh ketika melakukan penerbangan.

Untuk diketahui, menurut data Kementerian Agama laporan 2018 potensi masyarakat untuk berangkat umroh setiap tahun di kawasan Cirebon – Indramayu – Majalengka – Kuningan (Ciayumajakuning) Purwakarta, Subang, Sumedang, Tegal, dan Brebes selalu tumbuh, tercatat pada 2015 (117.469 jamaah), 2016 (118.218 jamaah) dan 2017 (140.153 jamaah), 2018 (26.864 jamaah). Periode 2022 Januari – Agustus menunjukkan 23.953 jamaah.(fhm)