Pemprov Sumatera Barat Rencanakan Reaktivasi Kereta Api 2023

  • Oleh : Redaksi

Kamis, 06/Okt/2022 14:33 WIB
KA Lembah Anai. Dokumentasi: PT. KAI KA Lembah Anai. Dokumentasi: PT. KAI

PADANG (BeritaTrans.com) - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengatakan pemerintah provinsi telah merencanakan reaktivasi kereta api pada tahun 2023. Ia juga menyampaikan, upaya ini dilakukan untuk menekan laju inflasi.

“Pemicu kenaikan inflasi di Sumbar salah satunya adalah konsumsi masyarakat terhadap bahan bakar yang sangat tinggi. Untuk menekan laju inflasi, kami telah merencanakan reaktivasi kereta api tahun 2023 sebagai moda angkutan publik,” ungkapnya Selasa (4/10/2022).

Sebelumnya data Badan Pusat Statistik Sumbar, juga menunjukkan transportasi sebagai kelompok pengeluaran penyumbang angka inflasi terbesar di Sumbar.

Sumbangan inflasi dari transportasi adalah sebesar 7,61 persen, ini mengambil andil sebanyak 1,10 persen dari 1,39 persen inflasi Sumbar pada bulan September.

Sementara itu, Vice President PT KAI Divre II Sumbar M. Arie Fathurrochman mengatakan masyarakat sumbar telah menunjukkan kecenderungan beralih ke transportasi massal.

“Para pekerja termasuk PNS hingga mahasiswa, yang domisili di Padang namun bekerja di Pariaman atau sebaliknya, mulai menggunakan kereta api untuk melaju,” ujarnya ketika ditemui 30 September lalu.

Ia menambahkan, peningkatan okupansi pada keberangkatan pertama kereta api akan turut menurunkan beban jalan karena masyarakat beralih ke kereta api.(fh/sumber:kumparan)