Pelindo Jasa Maritim Gelar Maritime Business Forum 2022 di Bali

  • Oleh : Ahmad

Minggu, 16/Okt/2022 10:50 WIB
foto:istimewa foto:istimewa

BALI (BeritaTrans.com) - Pelindo Jasa Maritim (SPJM) bersama anak usahanya menggelar Marine Business Forum 2022 untuk pengguna jasanya di Bali (15/10/2022).

Gelaran yang membahas berbagai hal strategis untuk layanan marine ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha Tjahyagama dan Direktur Pengelola PT Pelabuhan Indonesia (Persero) selaku Holding, dan Direksi PT Pelindo Jasa Maritim dan anak usaha bidang marine yaitu PT Pelindo Marine Services dan PT Jasa Armada Indonesia Tbk. Pengguna jasa hadir lengkap di acara ini baik perusahaan pelayaran, pemilik kapal, pemilik TUKS (Terminal untuk Kepentingan Sendiri) maupun pengguna pada di kelolaan Pelindo sendiri.

Direktur Utama PT Pelindo Jasa Maritim, Prasetyadi mewakili SPJM group menyampaikan, “Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengguna jasa setia kami yang berkenan hadir di acara ini. Tentu saja, kami tidak ada artinya tanpa kehadiran pelanggan baik para perusahaan pelayaran, pemilik kapal, pemilik TUKS (Terminal untuk Kepentingan Sendiri), para Regional Head dan General Manager cabang kelolaan Pelindo di seluruh Indonesia yang senantiasa mendukung dan mempercayakan kapalnya untuk kami layani.”

Rangkaian perhelatan ini diisi dengan talkshow yang berisi paparan ahli dari Kementerian Perhubungan mengenai Regulasi dan Kebijakan Kementerian Perhubungan, serta peran kunci pelabuhan dalam rantai logistik.

Direktur Pengelola Pelindo, Putut Sri Muljanto, dalam arahannya mengatakan bahwa saat ini tantangan bisnis marine Pelindo semakin besar. Hanya dengan masukan dari pemakai jasa, layanan yang ada dapat terus dibenahi hingga semakin baik dari waktu ke waktu.
“Kami berharap dari customer bisa mendengar masukan yang berharga mengenai layanan kita sehingga kita dapat terus memperbaiki dan melakukan improvement. forum ini kita mendengar apa lagi yg kurang,” Ujar Putut.(ahmad)

Baca Juga:
Wanita Penumpang Kapal Gilimanuk-Ketapang Jatuh ke Laut