Mantap, 12 Bandara Angkasa Pura I Raih Penghargaan Pelayanan Prima Sektor Transportasi dari Kemenhub

  • Oleh : Naomy

Kamis, 27/Okt/2022 05:53 WIB
Angkasa Pura I terima penghargaan dari Kemenhub Angkasa Pura I terima penghargaan dari Kemenhub

 

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Mantap, 12 Bandara PT Angkasa Pura I berhasil meraih penghargaan dalam ajang Penganugerahan Penilaian Pelayanan Prima Unit Pelayanan Publik Sektor Transportasi Tahun 2021-2022 yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan. 

Baca Juga:
Peringatan HUT ke-60, Angkasa Pura I Gelar Donor Darah, Hasilkan 1.056 Kantong

Bandara kelolaan Angkasa Pura I yang berhasil meraih penghargaan tersebut yakni Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dan Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang yang berhasil meraih penghargaan kategori Prima Utama.

Selanjutnya lainnya yakni Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara Sam Ratulangi Manado, dan Bandara Adi Soemarmo Surakarta pada kategori Prima Madya; serta Bandara Juanda Surabaya, Bandara Internasional Lombok, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Pattimura Ambon, Bandara Sentani Jayapura, dan Bandara Frans Kaisiepo Biak pada kategori Prima Pratama.

Baca Juga:
Dongkrak Pasar Produk Lokal, BNI Sediakan Vending Machine UMKM Binaan di Bandara Soetta

"Penghargaan yang diterima oleh 12 bandara yang kami kelola ini merupakan wujud apresiasi serta pengakuan atas komitmen dan kinerja Angkasa Pura I dalam memberikan layanan prima kepada seluruh pengguna jasa bandara," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi di Jakarta, Rabu (26/10/2022).

Selama dua tahun ke belakang, Angkasa Pura I sebagai perusahaan pengelola bandara di Indonesia dihadapkan pada tantangan yang cukup sulit, yaitu pandemi global Covid-19. 

Baca Juga:
Kemenhub Komitmen Hadirkan Layanan Transportasi Publik Terjangkau

"Di satu sisi, kami dituntut untuk dapat menghadirkan layanan prima kepada seluruh pengguna jasa. Sedangkan di sisi lain, ada aturan terkait protokol kesehatan yang wajib dipatuhi. Integrasi layanan dengan protokol kesehatan ini menjadi hal yang sangat menantang bagi kami. Namun demikian, kami berhasil dalam menjawab tantangan ini," ujarnya.

Penghargaan Penilaian Pelayanan Prima Unit Pelayanan Publik Sektor Transportasi dilaksanakan mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 49 Tahun 2018, serta terdiri dari enam aspek penilaian, yaitu aspek kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, sarana prasarana pelayanan publik, sistem informasi pelayanan publik, konsultasi dan pengaduan, serta inovasi. 

Sebanyak 136 unit pelayanan publik telah mengikuti proses penilaian penghargaan ini.

"Tujuan dari semua tugas kita adalah bagaimana para pengguna itu puas. Itulah yang menjadi aim dari pekerjaan kita. Bahwa bangunan yang bersih dan bagus, pelayanan yang bagus, menjadi satu tuntutan bagi kita untuk melakukan improvement dari waktu-ke waktu," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Atas nama Kemenhub mengucapkan selamat kepada operator transportasi yang sudah berhasil. 

"Tentu saya bangga mendengar nama-namanya. Saya memang melihat ada effort tertentu untuk melakukannya," katanya.

Pemberian penghargaan kepada unit pelayanan publik sektor transportasi menurut Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Novie Riyanto pada hakekatnya merupakan upaya Pemerintah dalam mendorong dan menstimulasi semangat, kreativitas, motivasi, dan inovasi pelayanan pada unit-unit pelayanan publik.

"Dalam rangka perbaikan dan peningkatan kinerja pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan dan kepuasan masyarakat pengguna jasa transportasi," tuturnya. 

Dalam pelaksanaan proses penilaian penghargaan ini dilaksanakan oleh tim independen yang terdiri dari wakil sejumlah badan dan instansi, yaitu dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kantor Staff Kepresidenan, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, akademisi, pengamat transportasi, serta perwakilan jurnalis. 

"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menerus melakukan inovasi dan menepati komitmen yang telah kami buat, yaitu untuk selalu dapat hadir memberikan layanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa bandara. Ke depannya, kami bertekad untuk dapat mempertahankan capaian ini, bahkan untuk melampauinya," tutup Faik. (omy)