Uji Dinamis Kereta Cepat pada Tengah Bulan Ini, Simak Progres Fisiknya

  • Oleh : Redaksi

Kamis, 10/Nov/2022 07:45 WIB
Foto:Istimewa Foto:Istimewa

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Menuju dilakukan uji dinamis pada 16 November 2022 nanti, progres fisik kereta cepat Jakarta-Bandung pada minggu kedua Oktober 2022 mencapai 79,5%. Di mana progres penyerapan investasi sebesar 90,6%.

Dirut Utama PT PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) Didiek Hartantyo mengatakan, pada 16 November nanti akan dilakukan G20 showcase dengan uji dinamis kereta cepat Jakarta-Bandung dengan jarak 20 kilometer yakni dari stasiun Tegalluar ke stasiun Cikopo.

Baca Juga:
Progres Proyek Pembangunan KA Cepat JKT-BDG Capai 91,7%

Didiek menambahkan, uji dinamis akan disaksikan oleh Presiden RI Joko Widodo dan Presiden China Xi Jinping secara virtual dari Bali saat pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Untuk persiapan G20 showcase kereta cepat Jakarta-Bandung tersebut besok pagi akan dilakukan uji coba terlebih dahulu.

"Tanggal 16 November nanti akan dilakukan G20 showcase, akan dilakukan percobaan uji dinamis dari Tegalluar sampai ke Cikopo yang kira-kira 20 kilometer, akan dilakukan secara online yang nanti akan disaksikan oleh dua presiden yaitu Presiden Indonesia dan Presiden China dari Bali," kata Didiek dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI, Rabu (9/11).

Baca Juga:
Ada KCJB, Tiga Kali Ganti Kereta demi Sampai Kota Bandung

Adapun untuk periode yang sama progres stasiun dan depo dari kereta cepat Jakarta-Bandung diantaranya, Stasiun Halim 69,4%, Stasiun Karawang 65,9%, Stasiun Padalarang 9,75%, Stasiun Tegalluar 81,7% dan Depo Tegalluar progres mencapai 52,65%.

Didiek menyampaikan pada Juni 2023 ditargetkan Kereta Cepat Jakarta-Bandung sudah dapat beroperasi secara komersial atau commercial operation date (COD).

Baca Juga:
KCJB Terkoneksi LRT dan KA Feeder, Perjalanan Jakarta - Bandung Hanya 1 Jam

Menuju COD Kereta Cepat Jakarta-Bandung pada 2 November kemarin sudah dilakukan power on untuk elektrifikasi 150 kilo volt oleh PLN di kawasan Tegalluar. Kemudian pada akhir tahun ini ditargetkan semua konstruksi bangunan mulai dari jalur utama, stasiun termasuk Stasiun Padalarang selesai.

Selanjutnya, pada 28 Februari semua pengiriman Electric Multiple Unit (EMU) dan Comprehensive Inspection Train (CIT) selesai dilakukan. Dimana total ada 11 EMU akan datang, saat ini baru ada 2 set EMU yang datang.

"Kemudian 21 Maret track laying akan selesai disuruh lintas sepanjang 142 kilometer. Di akhir Maret akan uji statis dan penyelesaian integrasi sistem. Dengan penyelesaian di 31 Maret nanti maka tanggal 4 April akan dimulai testing dan commissioning dan uji coba yang terintegrasi," jelasnya.

Didiek berharap pada 30 Juni trial operation atau uji coba operasi telah selesai, sehingga izin operasi dari Kementerian Perhubungan sudah dapat diterbitkan dan COD Kereta Cepat Jakarta-Bandung bisa dilakukan.(fh/sumber:kontan)