Begini Dukungan Kesuksesan KTT G20 dari Sisi Moda Laut

  • Oleh : Naomy

Selasa, 15/Nov/2022 12:38 WIB
Tin pendukung kesuksesan KTT G20 Bali Tin pendukung kesuksesan KTT G20 Bali

BALI (BeritaTrans.com) -  Selain memastikan kelancaran di transportasi udara dan darat, Kementerian Perhubungan juga memastikan kelancaran, keselamatan, dan keamanan di mida laut sebagai bentuk dukungan kesuksesan puncak acara KTT G20 15 dan 16 November 2022 di Bali.

Baca Juga:
Asosiasi Kapal Cepat Minta Kepastian soal One Gate System Menuju ke Tiga Gili

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan meninjau kesiapan para personel yang bertugas menjaga keselamatan dan keamanan perairan serta kelancaran transportasi laut di perairan wilayah Bali dan sekitarnya.

Dalam tinjauannya, Lollan meninjau pusat Poskodal di Kantor KSOP Kelas II Benoa yang bertindak sebagai On Scene Commander.  

Baca Juga:
Kemenhub Optimalisasi Pengisian Data di Aplikasi Smart DJA, E-Monev Bappenas, E-Monitoring dan Reporting

Beranggotakan seluruh UPT di wilayah Bali dan Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Perak.

"Kami memberikan dukungan penuh pada Masa Siaga yang berlangsung 1 s.d. 18 November 2022 melalui pelaksanaan Posko monitoring ini," ujar Lollan di Kantor KSOP Kelas II Benoa, Selasa (15/11/2022).

Baca Juga:
Ditjen Hubla Beberkan Langkah Capaian Target Realisasi PNBP 2023

Dia mengungkapkan, petugas posko terdiri dari 51 orang yang terdiri dari anggota jaga seksi status hukum dan sertifikasi kapal, anggota jaga seksi lalu lintas dan angkutan laut dan usaha kepelabuhanan, anggota jaga sub bagian tata usaha.

Selaun itu anggota jaga penanggungjawab pergerakan kapal patroli, serta anggota jaga kapal patroli KNP. 326 dan KNP. 515.

"Mereka bertugas selama 24 jam selalu siaga dan enam titik area penjagaan dan memonitoring embarkasi dan debarkasi penumpang serta pergerakan kapal. Dan setiap hari selalu berkoordinasi dengan Satgas G20," ujarnya.

Lollan juga melakukan monitoring ke atas Kapal Patroli KN. Chundamani P. 116 milik Pangkalan PLP Tanjung Perak Surabaya yang bersandar berdampingan dengan kapal navigasi KN. Mizan dan KNP. 326.

"Di KN. Chundamani ini  ada 23 petugas, KNP. 326 sebanyak delapan orang, dan KN. Mizan 26 orang," ungkap Lollan.

Lollan menyampaikan, untuk menjaga ketertiban lalu lintas di perairan, Ditjen Hubla juga mengoptimalkan Vessel Traffic Services (VTS) Benoa.

"Karena saat G20 berlangsung ini banyak kapal asing yang datang untuk mengamankan para pimpinan negaranya jadi harus kita atur pergerakannya agar tetap tertib karena kapal asing juga ikut berpatroli," tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, dia juga memberikan arahan kepada para petugas yang mengawal kelancaran KTT G20. 

Turut hadir, Kepala KSOP Kelas II Benoa, Ridwan Chaniago, Kadisnav Kelas II Benoa, Azhar, Kasubdit Patroli dan Pengamanan Dit. KPLP, Capt. Hermawan, Kabag Organisasi dan Humas Wisnu Wardana serta perwakilan dari Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut. (omy)