2 Korban Kapal Terbalik di Batam Ditemukan Meninggal, 4 Masih Hilang

  • Oleh : Fahmi

Jum'at, 18/Nov/2022 06:24 WIB
Basarnas mengevakuasi salah satu korban kecelakaan kapal di perairan Batam. (Ist) Basarnas mengevakuasi salah satu korban kecelakaan kapal di perairan Batam. (Ist)

BATAM (BeritaTrans.com) - Badan Pencarian dan Penyelamatan Nasional (Basarnas) Tanjungpinang, Kepulauan Riau, kembali menemukan dua orang korban kecelakaan kapal terbalik di perairan Kabil, Kota Batam, Kamis pagi, 17 November 2022.

"Iya, hari ini ada dua korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, satu laki-laki dan satu perempuan," kata Kepala Basarnas Tanjungpinang Slamet Riyadi saat dihubungi dari Batam.

Baca Juga:
Kapal LCT Bora V Tenggelam di Sulut Sudah Ditemukan, 10 Orang Selamat, 2 Meninggal dan 6 Masih Hilang

Ia menjelaskan kedua korban kecelakaan kapal terbalik itu ditemukan oleh nelayan yang membantu melakukan pencarian sekitar pukul 06.55 dan 07.20 WIB.

Saat ini kedua korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepulauan Riau, sedangkan empat korban kecelakaan kapal terbalik lainnya masih dalam pencarian tim.

Baca Juga:
Besok Puncak Arus Penyeberangan Jelang Tahun Baru di Lintas Ketapang-Gilimanuk

"Masih sisa empat korban lagi yang dalam pencarian, tiga dewasa dan satu anak kecil," ucap Slamet.
 
Pada Selasa, 14 November 2022, tim pencarian menemukan satu korban meninggal dunia dan seorang korban selamat bernama Zuraidah (45) asal Aceh.

Upaya pencarian korban mengalami sedikit kendala karena faktor cuaca yang tidak bersahabat.

Baca Juga:
Kemenhub Fasilitasi Serah Terima Hak dan Asuransi Kematian Awak Kapal Korban di Mauritius

"Kami cukup terkendala karena faktor cuaca di lapangan, tapi kami masih terus melakukan pencarian," tambahnya.

Sebelumnya, kecelakaan kapal terjadi di perairan Kabil, Kota Batam, pada Senin malam, 13 November 2022, diduga karena dihantam ombak besar.

Kapal yang terbalik itu diketahui mengangkut enam orang yang diduga calon pekerja migran Indonesia ilegal bersama satu orang nakhoda dan satu orang anak buah kapal.(fh/sumber:antara)