Penerbangan Umrah Kembali Dibuka di Bandara Kertajati, 224 Jemaah Berangkat Hari ini dengan Pesawat Garuda

  • Oleh : Naomy

Minggu, 20/Nov/2022 16:32 WIB
Jamaah umroh di Bandara Kertajati Jamaah umroh di Bandara Kertajati

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, kembali melayani penerbangan umrah mulai hari ini (20/11/2022). 

Baca Juga:
Sidak Bandara Juanda, Kemenaker Cegah Keberangkatan 87 Calon Pekerja Migran Ilegal

Sebanyak 224 jemaah terbang dengan maskapai Garuda Indonesia pesawat Airbus 330 - 300 dengan nomor penerbangan GA 902.

Jemaah umrah asal Jawa Barat mengaku senang dan puas karena keberangkatan penerbangan ke Tanah Suci dapat dilakukan semakin mudah. 

Baca Juga:
Bandara Soetta Bakal Diramaikan Kehadiran UMKM Mitra Binaan Angkasa Pura II Selama 2023

Maya Apriliani, jemaah umrah asal Indramayu  mengatakan, akses ke Bandara Kertajati sangat dekat bagi jemaah asal Jawa Barat seperti dirinya. 

“Ada bandara yang bagus [Bandara Kertajati] dan dekat, jadi tidak usah ke Jakarta. Di sini saja, ada bandara, lebih nyaman dan akses lebih dekat,” ujar Maya. 

Baca Juga:
Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta ada Mal UMKM dari Berbagai Provinsi Loh!

Hal serupa diutarakan oleh Charly, jemaah umrah yang juga berasal dari Indramayu.

“Sangat membantu dan dekat. Biasanya [berangkat] ke Bandara Soekarno-Hatta. Senang sekali [sekarang dari Bandara Kertajati], harapan ke depannya supaya terus [penerbangan] umrah dari sini jangan berhenti,” ujar Charly, jemaah umrah asal Indramayu, ketika ditemui saat memproses keberangkatan di area check-in counter Bandara Kertajati.

Dia menuturkan, menjalani ibadah umrah dari Bandara Kertajati bersama 14 rekan lainnya asal Indramayu.

Muhammad Iksan, jemaah umrah lainnya asal Cirebon mengaku nyaman terbang dari Bandara Kertajati menuju Jeddah. 

“Semakin maju, fasilitas semakin lengkap. Bandara Kertajati ke depan bisa menyamai atau lebih hebat dari Bandara Soekarno-Hatta,” harap Iksan. 

Sebelumnya, penerbangan umrah pernah dioperasikan dari Bandara Kertajati yakni pada tahun 2018 dan 2020. 

Bandara Kertajati merupakan kelolaan PT Angkasa Pura II yang juga pemegang saham di PT Bandara Internasional Jawa Barat selaku pemilik Bandara Kertajati. 

President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengemukakan, dibukanya Bandara Kertajati untuk penerbangan umrah bertujuan mendukung kemudahan jemaah umrah asal Jawa Barat untuk berangkat ke Tanah Suci. 

Dibukanya penerbangan umrah di Bandara Kertajati, ujar Muhammad Awaluddin, dapat terlaksana berkat dukungan penuh Kementerian Perhubungan dan sinergi seluruh stakeholder.

“AP II berharap jemaah umrah asal Jawa Barat dapat merasa lebih nyaman dan lebih dekat melalui Bandara Kertajati untuk berangkat ke Tanah Suci. Seluruh aspek di Bandara Kertajati  sudah dipersiapkan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah umrah,” tegas Awaluddin.

Director of Operation AP II Muhamad Wasid menambahkan, dibukanya penerbangan umrah di Bandara Kertajati juga untuk mendukung Bandara Soekarno-Hatta. 

“Lalu lintas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta saat ini tengah meningkat, termasuk penerbangan umrah yang mengalami peningkatan cukup signifikan. Dibukanya penerbangan umrah di Bandara Kertajati untuk melayani jemaah asal Jawa Barat, akan membantu operasional Bandara Soekarno-Hatta. Ini sejalan dengan konsep multi-airport system yang dijalankan AP II, di mana satu bandara dengan bandara lainnya saling mendukung dalam hal operasional dan pelayanan,” beber Wasid. 

Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Keselamatan dan Konektivitas Maria Kristi turut hadir di Bandara Kertajati untuk melepas keberangkatan jemaah menuju Tanah Suci. 

“Kami dari Kementerian Perhubungan mendorong agar penerbangan umrah dari Bandara Kertajati bisa dilakukan dengan jadwal teratur,” ucap Maria.

Dia menuturkan, potensi jemaah umrah asal Jawa Barat dalam satu musim (delapan bulan) dapat mencapai 70.000 orang. 

Direktur Operasi Garuda Indonesia Tumpal Manumpak Hutapea menuturkan penerbangan langsung Bandara Kertajati - Jeddah ini diharapkan dapat menjadi solusi perjalanan yang optimal sehingga dapat meningkatkan antusiasme masyarakat Jawa Barat dalam merencanakan perjalanan ibadah yang nyaman. 

“Penerbangan langsung Bandara Kertajati - Jeddah yang terkoneksi dengan penerbangan Jakarta - Jeddah ini kami operasikan berangkat dari Bandara Kertajati pukul 13.45 WIB,” kata Tumpal

Direktur Utama PT Bandara Internasional Jawa Barat Muhamad Singgih juga berterimakasih atas dukungan seluruh pihak sehingga Bandara Kertajati dapat melaksanakan kembali penerbangan umrah. (omy)