Budi Karya Instruksikan Jajarannya Dukung Kelancaran Pemeriksaan Lapkeu Kemenhub oleh BPK

  • Oleh : Naomy

Selasa, 22/Nov/2022 21:47 WIB
Pertemuan Kemenhub dan BPK Pertemuan Kemenhub dan BPK

 

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menginstruksikan jajarannya untuk mendukung kelancaran pemeriksaan laporan keuangan Kemenhub tahun 2022 yang akan dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
 
Menhub menerima kedatangan tim BPK dalam kegiatan Entry Meeting Pemeriksaan Interim di Jakarta, Selasa (22/11/2022). 

Baca Juga:
Ini 10 Fokus Program Kemenhub Tahun 2023 dengan Pagu Anggaran Rp31,71 Triliun

Selain memeriksa laporan keuangan, BPK juga akan melakukan pemeriksaan atas pelaksanaan kegiatan revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma yang dilakukan pada tahun ini untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan KTT G20.
 
“Kami siap membantu kelancaran pemeriksaan tim BPK. Saya selalu sampaikan bahwa pemeriksaan yang dilakukan akan semakin meningkatkan kualitas dan kepercayaan diri jajaran Kemenhub untuk menjalankan tugas pengelolaan keuangan negara secara governance (tata kelola pemerintahan yang baik),” tegas Menhub.
 
Dia mengatakan, hasil pemeriksaan dari BPK menghasilkan sejumlah rekomendasi yang harus ditindaklanjuti. 

“Rekomendasi dari BPK sangat penting agar kita selalu berbenah dan berbuat yang terbaik dalam upaya meningkatkan pelayanan. Mengingat pelayanan yang kami berikan langsung bersentuhan dengan masyarakat,” bebernya.
 
Sejumlah arahan Menhub kepada jajarannya dalam mendukung kelancaran proses pemeriksaan, antara lain, segera menyampaikan permintaan dokumen pemeriksaan lengkap pada tim pemeriksa BPK. 

Baca Juga:
Realisasi Anggaran Kemenhub 2022 Capai 98,02%, Tertinggi dalam Beberapa Tahun

Kedua, menyusun administrasi dan melakukan digitalisasi seluruh dokumen pemeriksaan secara tertib. 

Ketiga, bersikap kooperatif dan secara proaktif mengkomunikasikan dengan tim pemeriksa, apabila terdapat kendala atau permasalahan di lapangan, dan seluruh rekomendasi dari hasil pemeriksaan harus segera ditanggapi dan tindak lanjuti secara tuntas.
 
Sementara itu, Anggota I BPK selaku Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara I Nyoman Adhi Suryadnyana mengatakan, pemeriksaan interim ini dilakukan untuk menyelaraskan cara pandang antara Kemenhub dengan BPK, dalam rangka penyusunan laporan keuangan yang audited atau sudah memenuhi standar akuntabilitas yang ditetapkan.
 
“Kami berharap tidak ada temuan berulang yang terjadi di Kemenhub, agar energi kita tidak habis untuk menyelesaikan permasalahan yang sama dari tahun ke tahun. Semoga rekomendasi kami dapat membantu rekan-rekan di Kemenhub untuk mencegah temuan berulang kembali terjadi di masa yang akan datang,” ucapnya.
 
Pada kesempatan tersebut, Nyoman juga turut mengapresiasi kinerja Kemenhub yang telah sukses mendukung kelancaran penyelenggaraan KTT G20.
 
Kemenhub terus berkomitmen mengelola dan mempertanggungjawabkan keuangan negara secara akuntabel. Sejak 2013 hingga 2021 atau Sembilan kali berturut-turut, Laporan Keuangan Kemenhub selalu mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. 

Baca Juga:
Realisasi Kinerja Kemenhub Tahun 2022 Capai 97,69%

Kemenhub juga berkomitmen menindaklanjuti rekomendasi dari BPK untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan di masa yang akan datang.
 
Turut hadir pada kegiatan Entry Meeting Pemeriksaan Interim BPK antara lain Auditor Utama Keuangan Negara I BPK DR. Ahsanul Haq, Kepala Auditorat I.D BPK Firman Nurcahyadi, Sekretaris Jenderal Kemenhub Novie Riyanto, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Djoko Sasono, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Umar Aris, dan sejumlah pejabat terkait lainnya. (omy)