Evakuasi KRL Anjlok Selesai, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Pola Operasi

  • Oleh : Fahmi

Minggu, 27/Nov/2022 10:55 WIB
KRL anjlok tertimpa tiang listrik di Kampung Bandan, Sabtu siang (26/11/2022). KRL anjlok tertimpa tiang listrik di Kampung Bandan, Sabtu siang (26/11/2022).

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Petugas gabungan dari KAI Commuter dan KAI Daop 1 Jakarta, pada Ahad (27/11/2022) pukul 05.58 WIB, telah berhasil mengevakuasi seluruh rangkaian KRL yang anjlok di dekat Stasiun Kampung Bandan. Rangkaian itu ialah KA 5144C.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba menjelaskan, pekerjaan pengecekan dan perbaikan Prasarana Persinyalan dan Listrik Aliran Atas (LAA) masih terus dilakukan.

Baca Juga:
KAI Commuter Operasikan 31 KRL Feeder Tambahan Setiap Hari saat Jam Sibuk Pagi dan Sore

Pada Ahad (27/11) KAI Commuter lakukan rekayasa pola opererasi perjalanan KRL.

"Untuk perjalanan commuterline lintas Bekasi via Pasar Senen, perjalannya hanya sampai Stasiun Pasar Senen atau Kemayoran untuk kembali menuju Stasiun Bekasi/Cikarang," jelas Anne dalam keterangan resminya.

Baca Juga:
Libur Akhir Pekan, Stasiun Tanah Abang Menjadi Ramai Sebagai Tujuan Penumpang KRL

Sedangkan, untuk perjalanan commuterline Lintas Bekasi via Manggarai, perjalannya hanya sampai Stasiun Angke atau Duri untuk kembali menuju Stasiun Bekasi/Cikarang. 

Dikatakan Anne, perjalanan KRL pada lintas lainnya berjalaan normal.

Baca Juga:
KAI Commuter Kini Layani KA Bandara Soetta, Ini Daftar Tarifnya!

Dengan adanya rekayasa pola operasi tersebut, total perjalanan commuterline pada hari Ahad sebanyak 1.051 perjalanan.

"KAI Commuter mengimbau para pengguna yang hendak menggunakan commuterline khusus Ahad 27 November 2022 untuk menyesuaikan dan merencanakan keberangkatannya kembali dikarenakan adanya pengaturan rekayasa pola operasi tersebut," ujarnya.

Informasi lebih lanjut seputar perjalanan commuterline dapat diakses melalui aplikasi KRL Access akun media sosial @commuterline serta call center 021-121.

Anne juga mengatakan, KAI Commuter memohon maaf atas rekayasa pola operasi perjalanan commuterline tersebut, guna memastikan kemanan perjalanan kereta dan memaksimalkan perbaikan Prasarana Perkeretaapian agar kembali normal.(fhm)