ASDP Siap Tingkatkan Aspek Keselamatan dan Layanan Prima Sepanjang Angkutan Nataru

  • Oleh : Naomy

Sabtu, 24/Des/2022 19:58 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi, Kakorlantas, dan Dirut ASDP Menhub Budi Karya Sumadi, Kakorlantas, dan Dirut ASDP

MERAK (BeritaTrans.com) - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan sekaligus rapat koordinasi terkait Layanan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2023 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung dan Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu (24/12/2022).

Dalam kunjungan kerja dan rapat koordinasi turut hadir Dirjen Perhubungan Darat Hendro Sugiatno, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Firman Shantyabudi, Dirjen Bina Marga Hedy Rahadian, Dirut PT ASDP Ira Puspadewi dan unsur undangan lainnya.

Baca Juga:
Menhub Buka Raker Ditjen Perhubungan Laut, Dorong Peningkatan Digitalisasi Layanan

Rakor digelar guna memastikan pergerakan penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Merak dan Bakauheni dalam Angkutan Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru) berjalan lancar, selamat, aman, nyaman, dan sehat. 

Menhub menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder terkait TNI/Polri, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian PMK, Kementrian BUMN, Kementerian PUPR, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Jasa Raharja, PT Jasa Raharjaputera, Basarnas dan seluruh instansi yang telah berkoordinasi dan bersinergi aktif dalam melayani Angkutan Nataru, khususnya di lintas penyeberangan tersibuk Merak - Bakauheni.

Baca Juga:
Presiden Jokowi Resmikan Makassar New Port

Menhub mengapresiasi atas koordinasi dan sinergi aktif yang telah dilakukan seluruh pemangku kepentingan di sektor penyeberangan, khususnya untuk meningkatkan aspek keselamatan. 

Berdasarkan laporan perkiraan BMKG pada bulan Desember ini ada kecenderuangan kondisi angin dan arus laut yang bergerak kencang.  

Baca Juga:
Hari ini Presiden Dijadwalkan Resmikan Makassar New Port

"Gangguan cuaca ini akan memengaruhi jadwal keberangkatan dan kedatangan kapal menjadi tidak pasti. Untuk itu kita harus menjaga aktivitas penyeberangan dari dermaga demi keselamatan penumpang,” ujar Menhub.

Selain kondisi cuaca ekstrem, Menhub juga meminta ASDP sebagai pengelola pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni agar dapat meningkatkan layanan terutama menjaga kelancaran proses keluar masuk kendaraan ke kapal, agar tidak terjadi kepadatan. 

Dia juga mengimbau masyarakat untuk membeli tiket secara daring, agar perjalanan lebih lancar dan nyaman.
 
Kepala Korlantas Polri Firman Shantyabudi dalam rakor juga menyepakati, berbagai rekayasa pelayanan dan pengaturan flow kendaraan dan juga tiket penyeberangan.

"Kita tingkatkan koordinasi terkait delaying system yang telah berhasil penerapannya saat Angkutan Lebaran lalu. Kini kita terapkan kembali di rest area arah Merak (KM 13,KM 43 dan KM 68) dan screening penumpang di sejumlah titik," katanya. 

Selain itu, agar dipastikan yang masuk pelabuhan sudah bertiket. Jika biasanya terjadi antrean di jalur arteri menuju pelabuhan, kini sirkulasi kendaraan semakin baik khususnya arus menuju Merak. 

Sementara itu, Dirut ASDP Ira Puspadewi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan membantu sosialiasi penjualan tiket online via Ferizy, sehingga masyarakat semakin aware dalam melakukan reservasi tiket ferry. 

"Alhamdullilah, terima kasih khususnya kepada media massa karena telah membantu sosialisasi tiket online Ferizy kepada masyarakat luas. Saat ini pengguna jasa yang menyeberang di Merak-Bakauheni periode Nataru dominan telah bertiket," ujarnya.

Berdasarkan data Posko Merak selama 24 jam (periode 23 Desember 2022 pukul 08.00 WIB hingga 24 Desember 2022 pukul 08.00 WIB) atau H-2, tercatat jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 31 unit kapal. 

Adapun realisasi total penumpang mencapai 53.344 orang atau naik 69 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 31.569 orang. 

Total seluruh kendaraan tercatat 11.728 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-2 atau naik 47 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 7.960 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mulai dari H-8 hingga H-2 tercatat 286.696 orang atau naik 15% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 248.260 orang. 

Untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 63.159 unit atau naik 9% persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 58.128 unit.

Sebaliknya, data Posko Bakauheni pada H-2 (24 jam) tercatat jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 31 unit kapal. 

Adapun realisasi total penumpang mencapai 38.027 orang atau naik 35% persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 28.253 orang. 

"Total seluruh kendaraan tercatat 8.662 unit yang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H-2 atau naik 23% persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 7.067 unit," kata Ira.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa mulai dari H-8 hingga H-2 tercatat 244.635 orang atau naik 39% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 176.023 orang. Total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 87.559 unit atau naik 24 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 70.472 unit.

Terkait dengan arahan peningkatan kewaspadaan gangguan cuaca yang dapat berpengaruh pada layanan, Ira mengatakan bahwa ASDP terus meningkatkan koordinasi dengan BMKG. 

"Koordinasi yang sangat baik dengan BMKG di mana kita mendapatkan informasi yang akurat, yang dapat menjadi acuan kita dalam setiap kebijakan layanan. Tentu, ASDP sangat konsen dengan aspek keselamatan seluruh pengguna jasa, dan kami komit untuk tidak mengabaikan aturan-aturan regulator terkait keselamatam dan tetap cermat dalam penetapan layanan prima kepada pengguna jasa. Kami mohon maaf jika terdapat kekurangan dalam pelayanan yang diberikan, tentunya kami akan terus berupaya memperbaiki dan terus meningkatkan kualitas layanan ASDP, yang lebih baik kepada pengguna jasa," pungkas Ira. (omy)