Kemenhub Minta Pengelola Bandara Banyuwangi Rawat Konsep Green Airport

  • Oleh : Naomy

Senin, 09/Janu/2023 14:02 WIB
Maria Kristi saat di Bandara Banyuwangi Maria Kristi saat di Bandara Banyuwangi


Banyuwangi (BeritaTrans.com) – Direktur Jenderal Perhubungan Udara M. Kristi Endah Murni meninjau fasilitas di Bandara Banyuwangi kelolaaan PT Angkasa Pura II di Banyuwangi, Jawa Timur.

Kristi mengatakan, fasilitas yang tersedia di Bandara Banyuwangi sudah lengkap dan dapat memberikan kenyamanan bagi pengguna jasa transportasi udara. 

Baca Juga:
Menhub Sebut Pembangunan Bandara IKN Berjalan Sesuai Rencana

"Bandara Banyuwangi ini memiliki arsitektur khas daerah Banyuwangi sekaligus bandara yang mengusung konsep Green Airport. Ciri khas ini harus dipelihara, dirawat, dan  dipertahankan," ujar Kristi, Ahad (8/1/2023).

Arsitektur Bandara Banyuwangi tersebut terinspirasi dari penutup kepala pada Suku Osing yang merupakan suku asli Banyuwangi. 

Baca Juga:
Trafik penerbangan di Bandara Angkasa Pura II Naik 5% di Periode Angleb

Selain itu bandara ini memiliki sistem udara alami dengan ventilasi dan pengaturan ruang yang membuat udara mengalir secara optimal.

"Dengan mengusung konsep green airport yang menggunakan rumput dan kayu, arsitektur unik Bandara Banyuwangi mendapat penghargaan Aga Khan Award for Architecture 2022, yang merupakan salah satu penghargaan tertinggi dalam bidang arsitektur," ungkapnya.

Baca Juga:
Ini 3 Indikator Bikin Angleb di Bandara Angkasa Pura II Sukses

Bandara Banyuwangi yang berada di Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi berdiri diatas tanah seluas 125,5 Ha. Panjang runway saat ini mencapai 2.450 meter dengan lebar 45 meter sehingga bandara ini dapat melayani pesawat tipe Boeing 737 maupun Airbus A 320. 

Untuk sisi darat, terdapat gedung terminal internasional seluas 600 meter persegi yang mampu menampung kapasitas hingga 80 ribu penumpang per tahun, sedangkan gedung terminal domestik berukuran 10.000 meter persegi sehingga mampu menampung kapasitas hingga 500 ribu penumpang per tahun.

“Mudah-mudahan di 2023 ini terjadi peningkatan jumlah penumpang maupun pergerakan pesawat di Bandara Banyuwangi, sehingga mobilitas masyarakat dan barang dari dan ke Banyuwangi serta daerah sekitarnya dapat terlayani dengan baik,” ucap Kristi. (omy)