Stasiun Bekasi Ramai Penumpang Commuterline dan KAJJ Pagi ini

  • Oleh : Fahmi

Senin, 16/Janu/2023 11:26 WIB
Penumpang KRL memasuki area tap tiket di Stasiun Bekasi. Penumpang KRL memasuki area tap tiket di Stasiun Bekasi.

BEKASI (BeritaTrans.com) - Penumpang KRL Commuterline saat memasuki Stasiun Bekasi tampak ramai dan mengalir pada hari Senin (16/1) pagi. Hal itu terlihat pada dua akses masuk baik dari selatan maupun utara stasiun.

Pada pembebasan PPKM oleh Pemerintah pada Jumat beberapa waktu lalu, penumpang masih diwajibkan menujukan sertifikat vaksin atau melakukan scan QR Aplikasi Peduli lindungi.

Baca Juga:
KAI Commuter Imbau Penumpang KRL Manfaatkan Kondisi Akhir Pekan untuk Hindari Kepadatan Awal Pekan Senin Esok

Pantauan BeritaTrans.com dan Aksi.id hingga pukul 7.00 penumpang masuk mengalir langsung. Penumpang KRL menunjukan sertifikat vaksin saat hendak memasuki area stasiun yaitu di dekat pintu gerbangnya.

Petugas terlihat banyak yang berjaga untuk mengatur alur masuk dan keluar penumpang KRL. Penumpang turun juga ramai terlihat akan meninggalkan area stasiun.

Baca Juga:
KRL Arah Rangkasbitung Tertabrak Mobil, Penumpang Kereta Panik

"Ini masih ramai saja, normal. Saya berangkat dari rumah santai jadi enggak buru-buru deh," ujar pengguna KRL Rois.

Penumpang masuk terus mengalir tanpa penyekatan, sejumlah penumpang anak-anak, lanjut usia, ibu, hamil juga terlihat pada jalur masuk. Penumpang tersebut berjalan melewati tangga hingga selanjutnya melakukan tap tiket dan naik KRL. Alur masuk penumpang tidak henti-hentinya terus mengisi jalur masuk di stasiun. 

Baca Juga:
DJKA Pastikan Perawatan Eskalator Stasiun Bekasi Rampung Bulan Ini

Terlihat mulai pagi, penumpang KRL merupakan pengguna harian atau langganan yang biasa memulai aktivitas dengan angkutan masal, begitu juga penumpang keluar.

Ketersediaan KRL saat ini di Stasiun Bekasi terus ada tanpa jeda yang lama. KRL ada yang telah memulai perjalanan dari arah Cikarang maupun arah Stasiun Transit Manggarai.

Selain penumpang KRL, ramai juga penumpang kereta api jarak jauh (KAJJ) yang tengah menunggu kedatangan KA.

Penumpang Bertambah

Sebelumnya, KAI Commuter mengimbau para penumpang untuk kembali ke Jakarta ataupun lokasi wilayah aktivitas kerjanya dengan memanfaatkan kondisi volume pengguna commuterline yang lebih rendah pada akhir pekan ini untuk menghindari keramaian di stasiun pemberangkatan pada awal pekan.

"Awal pekan merupakan hari dengan jumlah pengguna commuterline yang paling banyak dibanding hari-hari lainnya," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba dikutip dari keterangan resmi, Ahad (15/1/2023).

Anne menjelaskan, sampai dengan pekan kedua Januari 2023 ini, pada hari Senin (9/1) lalu, merupakan awal di mana jumlah penumpang KRL commuterline tertinggi dengan total pengguna sebanyak 815.738 orang. Sedangkan untuk rata-rata volume pengguna khusus hari kerja sepanjang bulan ini sebanyak 793.823 orang. 

"Angka tersebut lebih besar 26% jika dibanding dengan rata-rata volume pengguna pada libur akhir pekan pada bulan ini yaitu sebanyak 628.658 orang per hari," sambung Anne.

Pada Senin besok, KAI Commuter memprediksi jumlah volume pengguna tidak jauh berbeda dengan Senin pekan sebelumnya yaitu sebanyak 800 ribu lebih orang. Untuk itu, KAI Commuter megoperasikan perjalanan Commuterline Jabodetabek sebanyak 1.081 perjalanan mulai pukul 04.00 WIB – 24.00 WIB. 

Selain itu, KAI Commuter juga mengoperasikan sebanyak 31 perjalanan feeder tambahan relasi Manggarai – Angke/Kampung Bandan PP tiap harinya, di mana KAI Commuter mengoperasikan 16 perjalanan pada jam sibuk pagi dan 8 perjalanan pada jam sibuk sore.

Aturan Naik KRL

Terkait pencabutan PPKM oleh Pemerintah, KAI Commuter masih tetap menjalankan protokol kesehatan. KAI Commuter tetap mewajibkan seluruh penggunanya menggunakan masker dengan benar hingga menutupi hidung dan mulut dengan sempurna. 

"Persyaratan vaksinasi juga tetap dilakukan sebagai syarat menggunakan commuterline," ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba dikutip Ahad (1/1/2023).

KAI Commuter mengingatkan bagi pengguna commuterline yang membawa anak minimal usia 3 tahun atau tinggi minimal 90 cm sudah diwajibkan untuk membeli tiket. 

"Usahakan untuk menghindari jam-jam ramai yaitu pukul 09.00-17.00 WIB. Pastikan anak-anak selalu dalam pengawasan orang tua atau pendamping selama dalam perjalanan," imbau Anne.(fhm)