Tertabrak Kereta Api Blitar-Surabaya, Pria Tanpa Identitas Tewas

  • Oleh : Fahmi

Rabu, 22/Feb/2023 17:06 WIB
Petugas melakukan evakuasi terhadap korban yang tertabrak kereta api di Desa Jatirejoyoso, Kecamatan Kepanjen, kemarin siang (21/2). (BPBD Kabupaten Malang) Petugas melakukan evakuasi terhadap korban yang tertabrak kereta api di Desa Jatirejoyoso, Kecamatan Kepanjen, kemarin siang (21/2). (BPBD Kabupaten Malang)

MALANG (BeritaTrans.com) - Pria paruh baya mengalami kecelakaan di jalur kereta api (KA) di Desa Jatirejoyoso, Kecamatan Kepanjen. Peristiwa terjadi Selasa (21/2/2023) siang sekitar pukul 12.00.

Korban tewas setelah tertabrak KA jurusan Blitar-Surabaya di kilometer 66,06.

Baca Juga:
Bus Putra Sulung Diseruduk Kereta Api Lampung-Palembang, Ada yang Meninggal

”Tidak ditemukan identitas apa pun di sekitar jenazah,” terang Kapolsek Kepanjen AKP Sri Widyaningsih kepada wartawan.

Saat ditemukan, kondisi jenazah akibat kecelakaan kereta api itu sudah cukup hancur. Bagian kepalanya sudah tak berbentuk lagi.

Baca Juga:
Truk Air Mineral Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Resmi Tak Terjaga

Beberapa bagian tubuh lainnya juga terpotong. Itu terjadi karena pria yang diperkirakan berusia 55 tahun tersebut sempat terseret sejauh 200 meter.

Upaya mencari identitas korban sudah dilakukan polisi. Widya menyebut bila pihaknya sudah bertanya ke beberapa warga sekitar.

Baca Juga:
Kereta Api Tertabrak Angkot di Wonoasri Madiun

Hasilnya, tidak ada satu pun warga di sana yang mengenali korban. Juga tidak ada laporan orang hilang dari warga di sana.

Musthofa, salah satu relawan Tagana Kabupaten Malang turut membenarkannya.

”Warga di sekitar lokasi juga tidak mengetahui persis kejadian itu. Tiba-tiba sudah tergeletak jenazah di lokasi,” kata dia.

Musthofa menyebut bila jarak korban meninggal dunia dari jalan raya cukup jauh. Sekitar 500 meter.

”Untuk mengetahui identitas korban, jenazah dibawa ke RSSA Kota Malang untuk dilakukan visum,” imbuhnya. (fhm)