Baru Diresmikan, Menparekraf: Hotel De Balen Soultan Poltekpar, Amenitas Berkualitas di Lombok

  • Oleh : Naomy

Senin, 06/Mar/2023 07:25 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno di hotel Poltekpar Lombok Menparekraf Sandiaga Uno di hotel Poltekpar Lombok

LOMBOK (BeritaTrans.com) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyebut "De Balen Soultan Hotel" yang merupakan hotel praktikum (edu hotel) di kawasan kampus Poltekpar Lombok, Praya, Lombok Tengah, NTB, sebagai amenitas berkualitas di wilayah Lombok.

Kehadiran hotel yang memiliki 59 kamar dalam lima tipe dan beragam fasilitas ini diharapkan menambah hadirnya amenitas berkualitas di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika dan Nusa Tenggara Barat (NTB) pada umumnya, yang akan menjadi lokasi perhelatan event-event internasional. 

Baca Juga:
Jelang WWF, Menparekraf Bersama Stakeholder Pariwisata Bali Bahas Isu Pariwisata Terkini

"Kita harapkan talenta-talenta terbaik, tenaga kerja terampil yang dilatih di sini akan memiliki daya saing berkualitas dan berkearifan lokal juga berakhlakul karimah, sehingga mereka mampu melayani wisatawan secara aman, nyaman, dan menyenangkan sehingga masuk dalam target penciptaan 4,4 juta lapangan kerja baru di tahun 2024," urai Menparekraf Sandiaga Uno, Ahad (5/3/2023). 

Pelayanan di hotel ini dilakukan oleh para mahasiswa/mahasiswi yang sedang berkuliah di empat program studi yang ada di Poltekpar Lombok. 

Baca Juga:
Menparekraf Respon Kasus Video WNA Pelaku Ritual Menyimpang di Ubud

Ada divisi kamar, tata hidang, seni kuliner, dan usaha perjalanan wisata. 

Menparekraf mengatakan, kesiapan sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor penting dalam menunjang kehadiran pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. 

Baca Juga:
Menparekraf Bahas Potensi Investasi Indonesia-UEA dengan Nirvana Travel & Tourism

Karenanya dia berharap "De Balen Soultan Hotel" yang juga dibuka untuk umum ini dapat menghadirkan ciri khas (signature) layanan yang dapat memberikan kesan bagi wisatawan. 
 
"Hotel itu adalah tentang bagaimana kita memberikan pelayanan yang nyaman dan menyenangkan, apa yang menjadi signature yang menjadi kekhasan dari hotel ini. Kita harus pastikan bahwa semua bekerja sama menyukseskan hotel ini," kata Menparekraf. 

Peran para dosen, kata Sandiaga, sebagai teacher on duty sangat penting. Dosen tidak hanya mengajar tapi juga memberikan bimbingan dan arahan. 

Dia minta para dosen agar lebih aktif melihat kekuatan yang dapat menjadi daya tarik dari "De Balen Soultan Hotel". 

"Attention to detail sangatlah penting, tamu hotel itu akan melihat yang detail seperti kebersihan, supaya kita semua punya yang namanya spirit of excellent," ujar dia. 

Ke depan akan banyak event-event internasional seperti hari ini ada WSBK, MXGP, dan di penghujung tahun juga ada Ironman dan event-event berkelas dunia lainnya. 

"Jangan sampai pelayanan kita belum berkelas. Kita harus menunjukkan bahwa Lombok dan NTB termasuk Sumbawa akan menjadi destinasi yang luar biasa," ujar Kemenparekraf. 

"De Balen Soultan Hotel" memiliki lima tipe kamar yakni superior, deluxe, junior suite, family suite dan presidential suite. Hotel ini juga menjadi edu hotel pertama yang telah menyediakan layanan cashless mulai dari saat check in hingga check out. 

"Mari kita lanjutkan kehadiran De Balen Soultan Hotel ini dengan terobosan-terobosan untuk pastikan bahwa sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas Mandalika dan di Lombok ini akan mengangkat kunjungan wisatawan mancanegara, meningkatkan kehidupan masyarakat, membuka peluang usaha dan lapangan kerja, serta tentunya menyejahterakan masyarakat," ungkapny. 

Direktur Poltekpar Lombok, Herry Rachmat Widjaja mengatakan, De Balen Soultan Hotel akan menjadi wadah dalam penciptaan tenaga kerja berkualitas. Tidak hanya yang dilahirkan Poltekpar Lombok tapi juga dari NTB secara keseluruhan. 

"Hotel ini dikelola oleh kami sendiri, para dosen, dan pegawainya adalah mahasiswa, nanti tidak akan menutup kemungkinan menerima teman-teman dari desa wisata, homestay yang mungkin ingin belajar lebih lanjut di hotel-hotel ini. Kami ingin menjadikan De Balen Soultan Hotel ini menjadi tempat terbaik untuk belajar perhotelan," kata Herry. 

Meski baru diresmikan hari ini, namun De Balen Soultan Hotel telah menerima banyak tamu. 

"De Balen Soultan akan menjadi hotel dengan kualitas tinggi yang siap membawa pariwisata Lombok bersaing di level dunia," kata Herry. 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Wayan Giri Adnyani; Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenparekraf/Baparekraf, Faisal; Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf/Baparekraf, Dwi Marhen; serta Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani. 

Juga hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi; Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya; serta Kepala Dinas Pariwisata NTB, Jamaluddin. (omy)