Tertabrak Kereta Api saat Pergi ke Sawah, Nenek Ini Tewas

  • Oleh : Fahmi

Selasa, 09/Mei/2023 13:20 WIB
Jasad korban dimasukkan ke dalam mobil ambulans usai tertabrak kereta api di perlintasan depan Gapura Desa Pandanan, yang berada di Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, Jawa Timur, Senin (8//2023)(Dok. Polsek Duduksampeyan) Jasad korban dimasukkan ke dalam mobil ambulans usai tertabrak kereta api di perlintasan depan Gapura Desa Pandanan, yang berada di Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, Jawa Timur, Senin (8//2023)(Dok. Polsek Duduksampeyan)

GRESIK (BeritaTrans.com) - Sani (59), warga Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, Jawa Timur, tewas lantaran tertabrak kereta api K632 Komuter pada Senin (8/5/2023).

Insiden tersebut terjadi di perlintasan kereta api depan gapura Desa Pandanan ketika korban bermaksud menuju sawah miliknya.

Baca Juga:
Tertabrak Kereta Api di Sergai, Bocah 10 Tahun Tewas Tragis

"Korban berangkat dari rumah dengan bermaksud pergi ke sawah sekitar pukul 05.30 WIB. Namun, saat melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu tersebut, terserempet Kereta Api K632 Komuter dengan masinis saudara Arif," ujar Kapolsek Duduksampeyan AKP Bambang Angkasa saat dikonfirmasi, Senin.

Kejadian tersebut diketahui oleh saksi bernama Selamet Riyadi (32) dan Hartono (42), warga Desa Pandanan.

Baca Juga:
KA Pandalungan Tertabrak Mobil di Pasuruan, KAI Imbau Masyarakat Agar Tingkatkan Disiplin Berlalu Lintas

Akibat kejadian tersebut, tubuh korban sempat terpental.

"Kereta api melaju dari arah timur, korban diduga tidak melihat kereta saat bermaksud menyeberangi perlintasan tersebut," kata Bambang.

Baca Juga:
Mobil Tertabrak Kereta Api di Boto Klaten, Satu Orang Tewas

Jasad korban lalu dibawa menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina Gresik untuk keperluan visum.

"Langsung meninggal dunia di TKP, namun dibawa ke RSUD Ibnu Sina untuk visum," ucap Bambang.

Atas kejadian tersebut, Bambang mengimbau kepada semua warga untuk lebih waspada dan berhati-hati ketika hendak melintas di perlintasan kereta api.

Bambang menyarankan, sebaiknya untuk melihat kondisi sekitar dulu dan tengok kanan-kiri sebelum melintas, terlebih ketika hendak melintas di perlintasan yang belum dilengkapi palang pintu.(fhm)