Polisi Buru Pelempar Batu ke KRL di Jakarta Selatan

  • Oleh : Bondan

Selasa, 09/Mei/2023 21:28 WIB
Ilustrasi KRL di Stasiun Bekasi Kota. Ilustrasi KRL di Stasiun Bekasi Kota.

JAKARTA (BeritaTrans.com) -- Aksi pelemparan batu kembali menimpa KRL Jabodetabek di Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (7/5/2023) sekira pukul 18.45 WIB.

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Multazam Lisendra mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus pelemparan ini. Polisi juga telah berkoordinasi dengan PT KAI Commuter Indonesia (KCI).

Baca Juga:
KAI Commuter Prediksi 900 Ribu Penumpang Gunakan KRL pada Senin 18 September 2023

“Sedang dalam penyelidikan Polsek Jagakarsa. Kami terus berkoordinasi dengan Kepala Stasiun Tanjung Barat,” ujar Kapolsek Jagakarsa dikutip dari PMJ News, Senin (8/5/2023).

Ia melanjutkan, tak hanya itu, Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti terkait kasus pelemparan kereta Commuter Line ini.

Baca Juga:
Tingkatkan Fitur Layanan Commuterline, KAI Commuter Kerja Sama Gojek dan Google

“Memeriksa beberapa saksi, mengumpulkan barang bukti,” tuturnya.

Sebelumnya, Manajer Humas PT KCI, Leza Arlan menyesalkan terjadinya aksi pelemparan batu yang mengenai KRL di Stasiun Tanjung Barat. Insiden yang mengenai gerbong wanita ini melukai seorang penumpang.

Baca Juga:
Terintegrasi LRT Jabodebek, Jumlah Penumpang KRL Stasiun Cawang dan Sudirman Meningkat

“Kereta yang terkena pelemparan adalah Kereta Khusus Wanita (KKW) pada KA 4326 (Jakarta-Bogor),” Leza.

Ia menambahkan, penumpang wanita tersebut langsung diberikan pemeriksaan dan pengobatan di Poskes Stasiun Citayam. Setelah kondisi korban membaik, baru diperbolehkan untuk pulang.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini, karena dapat membahayakan pengguna yang ada di dalam commuterline. Kami mengimbau kepada masyarakat di sekitar rel dan Stasiun untuk turut menjaga fasilitas umum,” pungkasnya. (Dan)