KAI Logistik Layani Angkutan Kargo Antarpulau Pakai Kapal Laut

  • Oleh : Fahmi

Jum'at, 26/Mei/2023 10:47 WIB
KAI Logistik kini menawarkan layanan freight forwarding untuk konektivitas antar pulau. (Dok: KAI Logistik) KAI Logistik kini menawarkan layanan freight forwarding untuk konektivitas antar pulau. (Dok: KAI Logistik)

JAKARTA (BeritaTrans.com) - KAI Logistik, sebagai salah satu anak usaha KAI terus melakukan peningkatan layanan untuk menghadirkan layanan logistik yang lebih mudah dan beragam.

Memahami tingginya kebutuhan logistik, khususnya logistik antarpulau, KAI Logistik kini menawarkan layanan freight forwarding untuk konektivitas antar pulau.

Baca Juga:
Semakin Meningkat, KAI Angkut 15,7 Juta Ton Barang di Triwulan I 2024

Layanan freight forwarding ini juga merupakan langkah strategis perseroan dalam menangkap pangsa pasar sehubungan dengan peluang yang besar, mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan sehingga kebutuhan dan mobilitas antar pulau sangat tinggi.

Direktur Utama KAI Logistik TLN Ahmad Malik Syah mengungkapkan, layanan freight forwarding ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan logistik yang mudah dengan beragam opsi moda transportasi.

Baca Juga:
Kinerja Angkutan Barang KAI Terus Meningkat di Masa Pandemi

"Tingginya permintaan pengiriman lintas pulau, mendorong kami untuk mampu menghadirkan layanan logistik berbasis multimoda, salah satunya melalui freight forwarding yang baru saja dioperasikan di tahun 2023 ini," papar Malik, Rabu (24/5/2023).

Malik juga mengungkapkan bahwa layanan freight forwarding ini juga sejalan dengan tagline ispossible, yaitu apapun mungkin dengan KAI Logistik termasuk konektivitas antar pulau yang sebelumnya, belum dapat terpenuhi oleh moda kereta api.

Baca Juga:
KAI Logistik Luncurkan Tagline Baru ISPOSSIBLE, Handirkan Mesin Mandiri untuk Pengiriman

Hal ini juga telah terakomodir melalui Izin Usaha Angkutan Multimoda dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang telah dikantongi KAI Logistik sejak 2021.

Malik melanjutkan pada sisi bisnis korporasi, layanan freight forwarding yang merupakan salah satu produk dari segmentasi KALOG Plus ini diharapkan mampu menyumbang pendapatan setidaknya 5 persen dari target pendapatan tahun 2023 sebesar Rp 1,265 triliun.

Pada tahap awal, layanan freight forwarding ini masih melayani cakupan domestik dengan menghubungkan Pulau Jawa ke lebih dari 30 kota di Indonesia yang tersebar di Sumatra, Sulawesi, Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Bali dan Papua.

Ke depan, layanan freight forwarding ini juga akan menyasar tujuan internasional, dimulai dari Asia.

Layanan freight forwarding ini melayani pengiriman kargo lokal antar pulau dengan menggunakan moda trasportasi kapal laut menggunakan kontainer dengan beberapa jenis layanan diantaranya Less Container Load dan Full Container Load dengan fasilitas Port to Port, Door to Door, dan kombinasinya.