Dahsyat, Angkasa Pura II Cetak Pendapatan Usaha Rp2,75 Triliun di Kuartal 1 Tahun ini

  • Oleh : Naomy

Jum'at, 26/Mei/2023 22:38 WIB
Suasana keberangkatan jamaah haji 2023 di Bandara Soetta Suasana keberangkatan jamaah haji 2023 di Bandara Soetta

 


JAKARTA (BeritaTrans.com) - Dahsyat, kinerja positif PT Angkasa Pura II pengelola 20 bandara terus berlanjut pada tahun ini. 

Baca Juga:
Angkasa Pura II Kenalkan AeroBuddy, Platform Artificial Intelligence Pertama di Bandara Indonesia

Setelah berhasil mencetak hasil positif pada 2022 di tengah pandemi Covid-19, AP II pada Kuartal I/2023 mencetak pendapatan Rp2,75 triliun atau melonjak 75%. 

Sejalan dengan peningkatan pendapatan, sepanjang Januari - Maret 2023 AP II berhasil membukukan laba usaha Rp617,01 miliar atau meroket 399% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. 

Baca Juga:
Cakep, Dinilai Profil Keuangan dan Operasional Semakin Kuat, Pefindo Naikkan Peringkat Angkasa Pura II jadi idAAA

President Director AP II Muhammad Awaluddin menyampaikan, akselerasi dan optimalisasi bisnis menjadi faktor utama, sehingga perseroan meraih peningkatan pendapatan dan laba usaha. 

“Peningkatan kinerja keuangan ditopang tiga program utama AP II yang dijalankan sejak awal tahun ini yaitu Recovering Customer Experience, Restructuring Financial Foundation dan Regrowing Business Ecosystem. Ketiga program utama tersebut saling berkaitan, di mana kemudian berdampak pada kemampuan AP II dalam menangkap peluang di tengah tumbuhnya permintaan lalu lintas penerbangan,” urai  Awaluddin, Jumat (26/5/2023). 

Baca Juga:
Cakep, Bandara Soekarno-Hatta Sukses Layani 54 Penerbangan VVIP KTT ke-43 ASEAN

Melalui Recovering Customer Experience, bandara-bandara AP II termasuk Bandara Soekarno-Hatta menghadirkan beragam inovasi untuk kenyamanan penumpang pesawat.

Lewat Restructuring Financial Foundation, AP II memperkuat kebijakan dan monitoring penerimaan uang kas (cash collection) dari hasil transaksi dan penjualan. 

Adapun program Regrowing Business Ecosystem mendorong AP II untuk mengakselerasi pengembangan bisnis aeronautika dengan memaksimalkan slot time penerbangan di bandara, dan mendorong bisnis non-aeronautika dengan mengakselerasi pertumbuhan bisnis di ekosistem. 

“Bandara AP II pada awal tahun ini mampu memaksimalkan slot time penerbangan, khususnya di Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara terbesar di Indonesia,” ungkapnya.

Adapun sepanjang Januari - Maret 2023 terdapat sejumlah rute reguler baru yang dibuka di bandara-bandara AP II, misalnya di rute internasional dibukanya rute Jakarta - Bangkok oleh Thai AirAsia dan sejumlah penerbangan umrah dari Bandara Kertajati. 

Sementara rute baru di domestik antara lain Jakarta - Balikpapan oleh Pelita Air; Kualanamu (Medan) - Bandung oleh Super Air Jet, dan Bandung - Denpasar juga oleh Super Air Jet.

"Penambahan sejumlah rute penerbangan baru tersebut tentu saja berkontribusi terhadap total pergerakan penumpang di bandara-bandara AP II pada Kuartal I/2023 yang secara kumulatif mencapai 18,25 juta penumpang dengan sekitar 140.000 pergerakan pesawat," beber dia.

Kinerja positif AP II pada Kuartal I/2023 ini dinilai sebagai hasil dari tepatnya program bisnis yang dijalankan di tengah pandemi. (omy)