ICAO Akui Peran Indonesia Majukan Industri Penerbangan Global

  • Oleh : Naomy

Selasa, 30/Mei/2023 18:32 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi Menhub Budi Karya Sumadi


 
SEOUL (BeritaTrans.com) - Sekretaris Jenderal ICAO Juan Carlos Salazar mengakui peran Indonesia dalam upaya memajukan industri penerbangan global. 

“Indonesia sangat dihormati masyarakat penerbangan dunia dan banyak peran yang sudah dijalankan,” ujarnya saat bertemu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Seoul, Selasa (30/5/2023).
 
Dia mengatakan, peran Indonesia sangat dibutuhkan, salah satunya terkait upaya penggunaan bahan bakar penerbangan yang berkelanjutan (sustainable aviation fuel/SAF).

Baca Juga:
DPR Setujui Ratifikasi Paket ke-12 Komitmen Jasa Angkutan Udara ASEAN

“Peran Indonesia sangat signifikan terkait hal ini,” ucapnya.
 
SAF atau yang dikenal dengan biojet atau renewable jet fuel merupakan bahan bakar yang memiliki dampak lingkungan yang lebih rendah dibandingkan dengan bahan bakar konvensional seperti Avtur yang berasal dari minyak bumi. 

SAF diproduksi dari berbagai sumber daya baru terbarukan seperti biomassa, tanaman, limbah organik, dan sumber lainnya yang tidak bersumber dari minyak bumi.
 
ICAO terus mendorong penggunaan SAF sebagai salah satu upaya mencapai tujuan pengurangan emisi gas rumah kaca dan membangun industri penerbangan yang berkelanjutan/memerhatikan dampak terhadap lingkungan.
 
Indonesia secara proaktif telah melakukan sejumlah upaya penggunaan SAF dalam industri penerbangan. Diantaranya yaitu: melalui pembuatan regulasi dan kebijakan, pengembangan produksi SAF dalam negeri.

Baca Juga:
Kemenhub Sambut Baik Penerbangan Baru Super Air Jet Rute Surabaya - Berau PP

Selain itu juga mengembangkan penelitian antara pemerintah, institusi penelitian, industri penerbangan, dan swasta terkait. 

Selanjutnya, melakukan pengujian penggunaan SAF dalam penerbangan, dan secara aktif berpartisipasi dalam program dan inisiatif internasional untuk mendorong dan mempromosikan penggunaan SAF.  (omy)

Baca Juga:
Kemenhub Tegur Garuda, Agar Perbaiki Layanan Haji 2024