Kemenhub Bersama Tim MSC Japan Foundation Rawat Lampu Suar Pulau Putri Nongsa

  • Oleh : Naomy

Minggu, 09/Jul/2023 19:14 WIB
Tim perawatan menuju Pulau Putri Nongsa Tim perawatan menuju Pulau Putri Nongsa

 

BATAM (BeritaTrans.com) - Direktorat Kenavigasian Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan gelar perawatan Lampu Suar Pulau Putri Nongsa Batam dalam rangka ANF Joint Inspection Round Work 2023. 

Baca Juga:
Konsisten Tingkatkan Mutu Penerapan ISPS Code, Kemenhub Gelar Temu Teknis RSO

Hal ini bagian komitmen bersama dalam menjaga keselamatan dan efisiensi navigasi di Selat Malaka & Singapura.

Kasubdit Perambuan dan Perbengkelan Direktorat Kenavigasian Yudhonur Setyaji mengungkapkan, kegiatan ini dilaksanakan tim Armada Kapal Negara Kenavigasian KN Jadayat milik Disnav Tanjung Pinang beserta tim dari Malacca Strait Council (MSC) Japan Foundation.

Baca Juga:
ASDP Batam Layani Pemesanan Tiket via Hotline Khusus

"Perawatan ini untuk memastikan kinerja optimal dan pemeliharaan yang tepat terhadap Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) di Selat Malaka & Singapura," ujar Yudho, Ahad (9/7/2023).

Joint Inspection Round Work merupakan kegiatan yang dilakukan setiap enam bulan sekali oleh Armada KN. Jadayat dan tim lainnya, bekerjasama dengan Performance Auditor yang ditunjuk komite Aids to Navigation Fund (ANF).

Baca Juga:
Kemenhub Teken Perjanjian Kerja Sama dengan BKI untuk Pemeliharaan KN Kenavigasian

Selanjutnya, hasil dari Joint Inspection Round Work nantinya akan disampaikan kepada komite ANF untuk dievaluasi.

"Tujuan dari ANF untuk menghimpun kontribusi dari User States dan Stakeholders dalam mengelola dan memelihara SBNP Selat Malaka & Singapura," tambah Yudho.

ANF beroperasi berdasarkan Rules of Procedure dan Rules and Regulation yang diatur dan disetujui Komite ANF sebagai badan tertinggi. Adapun Komite ANF terdiri dari wakil-wakil tiga negara pantai, User States, Stakeholder yang berkontribusi, serta IMO sebagai pengamat. 

Komite ANF mengadakan pertemuan setiap enam bulan di negara sekretariat untuk menerima laporan, membahas, dan memutuskan kebijakan mengenai issue-issue yang berkembang dalam pengelolaan ANF.

Secara terpisah Direktur Kenavigasian Capt. Budi Mantoro menyatakan, pihaknya berkomitmen terus mendukung dan berpartisipasi aktif dalam kerangka ANF demi menjaga keamanan dan keselamatan pelayaran di Selat Malaka & Singapura.

Perawatan yang dilakukan Armada KN. Jadayat dan kerja sama dengan tim MSC Japan Foundation serta tim dari Direktorat Kenavigasian merupakan langkah konkret dalam menjalankan tugas pemeliharaan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran.

"Kami berterimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, termasuk Armada KN. Jadayat, tim MSC Japan Foundation, dan tim dari Direktorat Kenavigasian," tutup Capt. Budi.

ANF merupakan salah satu Komponen Cooperative Mechanism yang didirikan oleh tiga negara pantai, yaitu Indonesia, Malaysia, dan Singapura. (omy)