Jalan Tol Bali Mandara Diperbaiki, Target Jasamarga Selesai Oktober 2023

  • Oleh : Fahmi

Selasa, 08/Agu/2023 16:09 WIB
Para pekerja sedang memperbaiki salah satu ruas jalan di Tol Bali Mandara untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan. Para pekerja sedang memperbaiki salah satu ruas jalan di Tol Bali Mandara untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan.

DENPASAR (BeritaTrans.com) - PT Jasamarga Bali Tol selaku pengelola Ruas Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa (Bali Mandara) bekerja sama dengan PT Jasamarga Tollroad Maintenance sebagai penyedia layanan pemeliharaan jalan melakukan perbaikan jalan berupa Scrapping Filling Overlay (SFO).

Direktur Utama PT Jasamarga Bali Adiputra Karang di Denpasar, Bali, mengatakan perbaikan itu guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi para pengguna Jalan Tol Bali Mandara, serta untuk memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Baca Juga:
Awas Macet, Ada Perbaikan Jalan di Tol Jagorawi hingga 26 Mei

Ada dua titik lokasi pekerjaan SFO sebagai berikut yakni pertama, KM 0+600-2+100 Jalur A dari Gerbang Tol Nusa Dua dan Jalur B mengarah ke jalan utama Nusa Dua.

Kedua, KM 0+000 N-1 N pada Jalur B Kendaraan Roda dua yang meliputi jalan dari interchange mengarah ke Ngurah Rai.

Baca Juga:
Tarif Tol Bali Mandara Naik Hari Ini

Perbaikan di kedua lokasi dimulai Senin 7 Agustus 2023 dan ditargetkan selesai pada 31 Oktober 2023.

"Pekerjaan dilakukan mulai pukul 21:00 Wita sampai dengan pukul 06:00 Wita. Proyek perbaikan ini merupakan bagian dari komitmen PT JBT dalam meningkatkan pelayanan dan keamanan bagi para pengguna jalan tol Bali Mandara," kata Adiputra dikutip dari Antara, Selasa (8/8/2023).

Baca Juga:
Tarif Jalan Tol Bali Mandara Segera Naik, Catat Harga Terbarunya!

Dia menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memastikan bahwa infrastruktur jalan tol tetap berada dalam kondisi yang optimal dan aman bagi seluruh pengguna.

Dalam rangka menjamin kelancaran lalu lintas selama masa perbaikan, kata dia, PT JBT telah menyiapkan berbagai upaya mitigasi risiko yakni pertama pembatasan area kerja dan koordinasi dengan pihak kepolisian. Area kerja akan dibatasi untuk meminimalisir dampak pekerjaan terhadap lalu lintas di jalan tol.

Kedua, PT JBT akan berkoordinasi dengan Kepolisian Patroli Jalan Raya (PJR) dan PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) untuk melakukan pengaturan lalu lintas secara efisien selama periode perbaikan.

Adiputra mengatakan PT JBT berharap dengan adanya perbaikan di dua titik lokasi tersebut keselamatan dan kenyamanan para pengguna jalan tol di Ruas Tol Bali Mandara akan semakin terjamin.

Perusahaan juga berkomitmen untuk terus meningkatkan infrastruktur dan pelayanan agar masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih lancar dan aman.

"PT JBT memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat adanya pekerjaan dimaksud. Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mengantisipasi perjalanan dengan memastikan kendaraan dalam keadaan prima, selalu berhati-hati dan menaati rambu-rambu terutama di sekitar lokasi pekerjaan untuk memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan," kata Adiputra.(fhm)