Kereta Cepat Whoosh Masih Gratis hingga Pertengahan Oktober 2023, Mau Coba?

  • Oleh : Fahmi

Senin, 02/Okt/2023 19:31 WIB
Penumpang saat mengikuti uji coba tahap pertama kereta api cepat Whoosh. (Ist) Penumpang saat mengikuti uji coba tahap pertama kereta api cepat Whoosh. (Ist)

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan akam memperpanjang masa uji coba gratis bagi masyarakat untuk menjajal Kereta Cepat Whoosh.

Perpanjangan masa uji coba gratis akan berlansung hingga pertengahan bulan Oktober.

Baca Juga:
Jadwal Kereta Whoosh Jakarta-Bandung PP Minggu 18 Februari 2024

“Jadi (Whoosh) masih gratis sampai pertengahan bulan (Oktober),” kata Jokowi di Stasiun Padalarang, Bandung, Senin (2/10/2023).

Pemerintah belum menetapkan tarif selama masa uji coba gratis. Menurut dia, tarif akan ditetapkan usai masa uji coba gratis benar-benar selesai.

Baca Juga:
Whoosh Layani 92.000 Penumpang Selama Libur Panjang Isra Miraj dan Imlek

“Setelah itu (uji coba gratis) selesai, tarif baru akan diputuskan bayarnya berapa,” jelas Jokowi.

Corporate Secretary PT KCIC Eva Chairunisa mengatakan, pihaknya akan menghadirkan program promo tiket gratis yang bernama Whoosh Experience Program mulai 3 Oktober hingga pertengahan Oktober. 

Baca Juga:
Berbagi Kemeriahan Imlek, KCIC Hadirkan Pertunjukan Barongsai di Stasiun Whoosh

"Pada program tersebut masyarakat diajak untuk lebih mengenal kereta cepat Whoosh dengan mengikuti proses perjalanan melalui penggunaan tiket fisik saat memasuki gate keberangkatan," terang Eva dalam keterangan resmi, Senin (2/01/2023).

Untuk mengikuti ujicoba pakai tiket ini, calon penumpang terlebih dahulu harus mendaftarkan diri di website yang telah ditentukan. Tiket bisa didapatkan melalui website ayonaik.kcic.co.id. 

Masyarakat bisa memilih jadwal dan rute perjalanan sesuai kebutuhan dan mengisi data diri sesuai kartu identitas. 

"Melalui Whoosh Experience Program diharapkan integrasi antarmoda yang sudah ada saat ini di sejumlah Stasiun Kereta Cepat Whoosh seperti di Stasiun Halim, Stasiun Padalarang dan Stasiun Tegalluar dapat lebih tersosialisasikan dan menjadi pilihan masyarakat," kata Eva.(fhm)